Jakarta,SuaraMetropolitan – Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, menyoroti insiden tragis yang terjadi dalam resepsi pernikahan anak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dalam peristiwa itu, tiga orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus segera mengusut tuntas kejadian tersebut dan memastikan ada pertanggungjawaban hukum.
“Kematian tiga orang dalam acara resepsi pernikahan ini adalah tragedi yang tidak bisa dianggap biasa. Aparat kepolisian dan pihak terkait harus segera mengungkap penyebab pasti peristiwa ini dan memastikan ada pertanggungjawaban hukum,” tegas Abdullah dalam keterangan tertulis, Senin (21/7/2025).
Abdullah juga meminta agar proses penyelidikan dilakukan secara transparan dan profesional, serta bebas dari intervensi pihak mana pun. Menurutnya, keterbukaan dalam pengungkapan fakta sangat penting agar kepercayaan publik terhadap aparat tetap terjaga.
Baca juga: 20 Kg Sabu Gagal Edar, Bareskrim Tangkap Dua Kurir Jaringan Malaysia di Bengkalis
“Jangan ada yang ditutup-tutupi. Keluarga korban dan masyarakat berhak mengetahui kebenaran. Saya mendukung penuh langkah kepolisian dan berharap semua fakta dibuka secara terang,” ujarnya.
Sebagai legislator di Komisi III yang membidangi hukum, Abdullah juga mengingatkan pentingnya evaluasi terhadap standar keamanan dalam pelaksanaan acara publik, khususnya yang menghadirkan banyak tamu.
Baca juga: Tegas! DPR RI Desak Evaluasi Total TWA Punti Kayu, Tak Boleh Ada Penebangan Pohon
“Ini bisa menjadi pembelajaran agar ke depan ada standar pengamanan dan keselamatan yang lebih ketat. Nyawa manusia tidak boleh dikorbankan hanya karena kelalaian,” tambahnya.
Ia berharap kasus ini segera ditangani dengan serius agar keadilan bagi korban dan keluarga dapat ditegakkan serta menjadi peringatan bagi penyelenggara acara lainnya untuk lebih mengutamakan keselamatan.
Diketahui, tragedi tersebut terjadi saat Pesta Rakyat dalam rangkaian pernikahan Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina, dengan Maula Akbar, putra Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, pada Jumat (18/7/2025). Tiga orang meninggal dunia, yakni Vania Aprilia (8), warga Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota; Dewi Jubaedah (61); dan anggota Polres Garut, Bripka Cecep Saeful Bahri (39).








