Connect with us

Pendidikan

Picu Pelaku Ekonomi Kreatif Tugiman Centre Gelar Pelatihan Pembuatan Sabun Di Kecamatan Rongkop

Published

on

Spread the love

SuaraMetropolitan.com, Rongkop – (17/02/2020)
Kelompok ibu – ibu sangat antosias mengikuti pelatihan pembuatan sabun, yang diadakan oleh Kolonel. Dr, H Tugiman SH. M.Si, di Desa Pucanganom, Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul.

Pelatihan ini dalam rangka bentuk kepedulian Kolonel Tugiman kepada warga masyarakat Gunungkidul, agar memiliki jiwa mandiri di bidang ekonomi kerakyatan, atau UKM.

Mengenai hal tersebut Kolonel Tugiman, tidak mempunyai tujuan lain kecuali ingin ikut serta memajukan pendapatan secara riil kepada masyarakat khususnya, supaya bisa mengikuti arus global atau pasar bebas yang sedang berlangsung di periode ini.

Kolomel Tugiman akan terus berkontribusi melalui ide – ide dan gagasanya untuk masyarakat Gunungkidul, melalui koorcam dan koordes yang sudah terbentuk di setiap Kecamatan dan Desa.

Melalui Koorcam atau koordes warga masyarakat di persilahkan bergabung belajar bersama secara geratis dengan ketentuan yang berlaku di setiap koorcam atau koordes.

(Supadi Tw)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budaya

Rumah Sehat Grand Wijaya Hadir Di Palembang

Published

on

Spread the love

Palembang, Suarametropolitan.com — Manager Unit Pelayanan Pengendalian Pembangkit Sektor Keramasan, Daryanto meresmikan Rumah Sehat Grand Wijaya Persada di Jalan Pendawa No 50, Minggu (11/04). Peresmian klinik kesehatan bagi karyawan PT. Grand Wijaya dan masyarakat umum ini dilakukan secara simbolis dengan pemotongan pita dan didampingi oleh Owner PT. Grand Wijaya, Haji Wijaya dan Penanggung jawab Rumah Sehat dr. RR. Dita Nurul Savitri.

Dalam sambutannya, Daryanto menyampaikan apresiasinya terhadap PT. Grand Wijaya Persada karena hal ini adalah terobosan yang baru dilakukan oleh mitra PT. PLN (Persero). “Kami akan mensupport sepenuhnya terhadap terobosan ini. Dan bilamana perlu dikembangkan di wilayah UPPDK Keramasan, karena banyak mitra PLN yang memiliki karyawan di sana,” ungkapnya.

Menurut sang owner, Haji Wijaya, PT. Grand Wijaya telah banyak membuat program guna kepentingan karyawannya. Rumah Sehat Grand Wijaya Persada ini merupakan salah satu terobosan baru di bidang pelayanan yang bertujuan untuk memanusiakan manusia.

Masyarakat yang berhak mengakses Rumah Sehat Grand Wijaya bukan hanya karyawan, tetapi juga masyarakat umum, baik yang tinggal di sekitar perusahaan, maupun dari tempat lain. Kami tetap memberikan pelayanan yang sama dan terbaik untuk masyarakat yang datang,” ungkap H Wijaya.

Rumah Sehat Grand Wijaya Persada saat ini memiliki dua dokter, satu apoteker, satu asisten apoteker, dan dua perawat. Pelayanan dibuka setiap hari kecuali hari libur, mulai pukul 09.00 – 14.00 lalu jam 18.00 – 21.00. Syarat bagi pasien cukup mendaftarkan diri di rumah sehat baik secara umum, maupun sebagai pengguna BPJS Kesehatan.

Kedepan manajemen PT. Grand Wijaya Persada akan memperluas cakupan rumah sehat. Tidak hanya di Palembang saja, tetapi juga ke kabupaten/kota lain di Sumatera Selatan. Pastinya, Rumah Sehat Grand Wijaya bekerja sama dengan berbagai rumah sakit, baik tipe A, B, atau C sehingga pasien Rumah Sehat Grand Wijaya Persada dapat terlayani dengan baik.

Sumber: mattanews.co

Continue Reading

Internasional

Bertemu Ketua KONI Pusat, Bamsoet Apresiasi KONI Pusat Tambah 12 Atlet Balap Motor di PON 2021

Published

on

Spread the love

 

JAKARTA Suarametropolitan.com – Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengungkapkan IMI dan Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat (KONI Pusat) akan bekerjasama menyelenggarakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Motor Bebek, yang direncanakan memperebutkan Piala Presiden Republik Indonesia. Kerjasama tersebut semakin menguatkan IMI dan KONI dalam memajukan olahraga otomotif di Indonesia.

“Kampanye IMI sepanjang 2021-2024 adalah untuk menjadikan Indonesia Juara, Bebas Narkoba, Taat Berlalu Lintas, dan Langit Biru. Karenanya IMI mengapresiasi langkah cepat KONI Pusat mengabulkan permohonan IMI untuk menambah 12 atlet balap (10 atlet balap motocross dan 2 atlet balap motor) yang akan turun dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua pada Oktober 2021. Dengan demikian kuota atlet balap motor dan motocross dalam PON bertambah dari 104 menjadi 116 atlet,” ujar Bamsoet usai bertemu jajaran KONI Pusat, di Jakarta, Selasa (2/3/21).

Jajaran KONI Pusat yang hadir antara lain Ketua Umum Letjen TNI (purn) Marciano Norman, Wakil Ketua Umum Suwarno, dan Sekretaris Jenderal Ade Lukman. Turut hadir para pengurus IMI Pusat, antara lain Ketua Badan Pengawas Jeffrey JP, Sekretaris Jenderal Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Umum Olahraga Motor Sadikin Aksa, Wakil Ketua Umum Olahraga Mobil Ananda Mikola serta Wakil Ketua Umum Mobilitas Rifat Sungkar.

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, penambahan 12 kuota atlet balap dalam PON menunjukan bahwa KONI Pusat bersama IMI memiliki tekad yang sama dalam membina dan meningkatkan prestasi atlet. Kedua belas atlet balap tersebut sebelumnya sudah berlatih keras, bahkan sudah mengikuti pemusatan latihan daerah (Pelatda), sehingga sangat disayangkan apabila mereka tidak bisa berlaga dalam PON.

“Secara keseluruhan, jumlat atlet balap di Indonesia, baik motor maupun mobil, mencapai 435 atlet. Sebanyak 36 diantaranya telah menjadi atlet internasional. IMI bersama KONI Pusat akan bergotong royong melahirkan lebih banyak atlet balap, khususnya agar bisa menembus level internasional. Mengingat jumlah sport clubs Indonesia sangat banyak, mencapai 5.210 sport club. Jika dibina dengan serius, dari sport clubs tersebut seharusnya mampu melahirkan ribuan atlet,” jelas Bamsoet.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI Bidang Hukum & Keamanan ini menerangkan, IMI dan KONI Pusat juga memiliki kesamaan pandangan tentang perlunya kendaraan mobil untuk balap dengan setir di posisi kiri diberikan izin khusus bisa masuk ke Indonesia. Sehingga para atlet balap Indonesia bisa menggunakan kendaraan tersebut untuk berlatih di dalam negeri.

“Berbagai kejuaraan balap mobil internasional selalu menggunakan mobil balap dengan posisi setir di sebelah kiri. Tak heran jika para atlet seringkali kesulitan beradaptasi jika bertanding di luar negeri. Jika mobil balap setir kiri tersebut diizinkan masuk ke Indonesia, para atlet bisa berlatih maksimal, sekaligus bisa mempersembahkan prestasi yang membanggakan untuk Indonesia,” pungkas Bamsoet.

(Redaksi)

Continue Reading

Budaya

Dihadapan Keluarga Besar Putra-Putri Polri, Bamsoet Ingatkan Tingginya Angka Kejahatan Siber di Indonesia

Published

on

Spread the love

 

JAKARTA Suarametropolitan.com – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyoroti tingginya angka kejahatan Siber di Indonesia yang naik hampir empat kali lipat selama pandemi Covid-19. Terlihat pada periode Januari hingga Agustus 2019, jumlah serangan siber mencapai 39,3 juta. Sedangkan pada periode Januari hingga Agustus 2021, naik drastis menjadi hampir 190 juta serangan siber.

“Tingginya serangan siber tersebut seiring dengan meningkatnya penetrasi internet di Indonesia yang mencapai 73,7 persen. Artinya sekitar 199 juta jiwa dari total 270 juta penduduk Indonesia telah menggunakan akses internet. Namun sayangnya, kemampuan adaptasi kita dalam membangun literasi teknologi masih rendah,” ujar Bamsoet dalam Musyawarah Nasional ke-V Keluarga Besar Putra-Putri Polri (KBPP), di Jakarta, Senin (1/3/21).

Ketua DPR RI ke-20 ini memaparkan, menurut hasil survei literasi digital Nasional 2020 yang dilakukan Kementerian KOMINFO pada November 2020, indeks literasi digital Indonesia belum mencapai skor “baik” dengan indeks 4. Baru sedikit di atas kategori “sedang” dengan indeks 3.

“Butuh kecerdasan bersama yang didukung segenap elemen bangsa, khususnya organisasi kemasyarakatan seperti KBPP, untuk menghadirkan ruang siber yang bersih, terbebas dari polusi kejahatan maupun penyebaran hoax dan hate speech,” papar Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mengingatkan, sebagai sebuah organisasi, KBPP yang dimimpin oleh Bimo, maupun ormas lainnya akan selalu dihadapkan pada tantangan dan dinamika zaman. Untuk dapat bertahan, setidaknya perlu memperhatikan tiga komitmen. Pertama, komitmen untuk membangun soliditas organisasi, merapatkan barisan di semua lini, tidak mudah terpecah belah, dan menjadikan visi organisasi sebagai cita bersama yang menyatukan segenap kader KBPP.

“Kedua, komitmen mengoptimalkan potensi diri dan sumberdaya yang dimiliki KBPP untuk berperan serta dan berkontribusi dalam pembangunan sumberdaya manusia dan pembangunan nasional, melalui berbagai media dan saluran partisipasi. Selaras dengan hakikat fungsi pendirian ormas, yaitu untuk meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat,” jelas Bamsoet.

Hal ketiga, lanjut Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini, perlu komitmen untuk tetap konsisten dalam mengaktualisasikan diri melalui berbagai program dan kegiatan organisasi, membangun sinergi dengan organisasi lain. Untuk mewujudkan cita-cita Indonesia maju, adil dan sejahtera, dengan menempatkan Pancasila sebagai landasan ideologi bersama.

“Saya yakin dalam penyelenggaraan MUNAS ke-5 KBPPP kali ini, ketiga komitmen tersebut dapat diimplementasikan sebagai kesadaran kolektif segenap kader KBPP. Dengan memegang teguh tiga komitmen tersebut, saya yakin KBPPP akan tumbuh menjadi organisasi yang semakin maju dan disegani,” pungkas Bamsoet.

 

(Bamsoet)

Continue Reading

Berita Terpopuler