BeritaEkonomi & Bisnis

PLN IP Indralaya Gelar Pelatihan Keuangan bagi UMKM Payakabung, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

×

PLN IP Indralaya Gelar Pelatihan Keuangan bagi UMKM Payakabung, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini
Melalui sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat, PLN Indonesia Power optimis bahwa keberlanjutan usaha dan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan seiring, membentuk ekosistem ekonomi lokal yang tangguh, produktif, dan berdaya saing.

Ogan Ilir,SuaraMetropolitan Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, PLN Indonesia Power Unit Pembangkitan (UP) Indralaya, di bawah naungan UBP Keramasan, menggelar pelatihan manajemen keuangan bagi pelaku UMKM lokal. Kegiatan ini digelar di Desa Payakabung, Ogan Ilir, pada 1 Agustus lalu, menyasar dua kelompok binaan: Kelompok Tani Jamur Tiram dan Kelompok Perempuan Srikandi Payakabung.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Indonesia Power, yang bertujuan mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha mikro agar mampu mengelola usaha secara profesional, mandiri, dan berkelanjutan.

PLN IP bersinergi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Ogan Ilir dalam pelaksanaan kegiatan ini. Sebagai narasumber, dihadirkan Ahmad Masyudi, yang memaparkan pentingnya manajemen keuangan yang tertata rapi dalam mengelola UMKM.

Baca juga: Gubernur Herman Deru Dorong Alumni Pesantren Aktif Bangun Pendidikan Agama di Sumsel

Ahmad Masyudi menekankan pentingnya pemahaman dasar tentang manajemen keuangan sebagai pilar utama dalam keberlangsungan usaha kelompok.

Dalam sesi pelatihan, Ahmad menekankan pentingnya pemisahan keuangan usaha dan pribadi untuk menciptakan pengelolaan kas yang lebih efisien dan terukur. Ia berharap, pemahaman ini bisa langsung diterapkan oleh para peserta dalam kegiatan usaha sehari-hari.

“Melalui pelatihan manajemen keuangan ini, kami ingin membuka wawasan para pelaku UMKM, khususnya kelompok tani jamur tiram dan kelompok perempuan Srikandi Payakabung, agar lebih sadar terhadap pentingnya tata kelola keuangan yang baik. Ilmu yang diperoleh ini diharapkan bisa langsung diaplikasikan dalam operasional usaha sehari-hari, sehingga ke depan mereka mampu meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta profitabilitas,” ujar Ahmad.

Lebih lanjut, Ahmad menambahkan bahwa penguatan kapasitas UMKM menjadi elemen penting dalam mendukung pembangunan daerah, mulai dari penciptaan lapangan kerja, pengurangan angka kemiskinan, hingga pengendalian inflasi.

Baca juga: Deputi K MAKI: Dibongkar, Dilupakan, Diperkarakan, Nasib Cinde di Tengah Janji Pelestarian

“Kami mengapresiasi inisiatif PLN Indonesia Power Indralaya. Kegiatan seperti ini sejalan dengan visi pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan Kabupaten Ogan Ilir yang SMART Sejahtera, Maju, Adaptif, Religius dan Berkelanjutan. Sinergi seperti ini perlu terus diperkuat ke depannya,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Manager PLN IP UBP Keramasan, Syafi’i, menyampaikan bahwa pelatihan ini adalah bagian dari proses pembinaan berkelanjutan terhadap mitra binaan perusahaan. Menurutnya, peningkatan kapasitas seperti ini menjadi pondasi penting bagi UMKM untuk terus tumbuh.

“Kegiatan pelatihan ini sangat baik bagi mitra binaan PLN Indonesia Power. Kami berharap, kelompok-kelompok usaha seperti Kelompok Tani Jamur Tiram dan Srikandi Payakabung ini tidak hanya bergantung pada bantuan, tapi mampu berkembang secara profesional, mandiri, dan menjadi contoh bagi kelompok lain. Ini bagian dari komitmen kami dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelas Syafi’i.

Pelatihan tersebut pun disambut antusias oleh peserta. Salah satunya Eko Supandi, Ketua Kelompok Tani Jamur Tiram, yang mengaku sangat terbantu dengan materi yang diberikan.

“Kami merasa sangat terbantu dengan pelatihan ini. Banyak hal baru yang kami pelajari, terutama tentang pentingnya pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta bagaimana mencatat dan mengelola uang masuk dan keluar dengan cara sederhana namun efektif. Terima kasih kepada PLN IP Indralaya dan semua pihak yang telah memfasilitasi pelatihan ini,” ucap Eko.

Melalui pelatihan ini, PLN Indonesia Power berharap agar kelompok-kelompok usaha lokal tidak hanya sekadar bertahan, tapi bisa berkembang menjadi pelaku ekonomi yang tangguh, adaptif, dan menjadi penggerak utama ekonomi desa. (*)

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.