Banyuasin,SuaraMetropolitan.com, — Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Qomar Palembang menggelar kegiatan Kemah Silaturahmi Santri (Kemistri) ke-III di Taman Ya Saman Cindo, Desa Gelebek, Sako Rambutan, Kabupaten Banyuasin, pada Jumat–Minggu, 7–9 November 2025.
Kegiatan ini menjadi ajang tahunan bagi para santri sebagai bentuk pengukuhan anggota baru, pelantikan tingkat pramuka (Penggalang Ramu, Rakit, dan Bantara), serta perkemahan akhir tahun.
Acara resmi dibuka pada Sabtu, 8 November 2025 oleh Mudir Ponpes Nurul Qomar Palembang yang diwakili oleh Ustazah Siti Elly Sulastri, M.Pd., bertempat di lapangan utama Taman Ya Saman Cindo pada pukul 08.00–09.00 WIB.
Sebanyak 75 santriwan dan 46 santriwati, bersama ustaz-ustazah Ponpes Nurul Qomar, turut ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung penuh semangat tersebut.

Kegiatan Pramuka untuk Latih Kedisiplinan dan Kemandirian
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai tes keterampilan kepramukaan yang mengacu pada syarat kecakapan umum (SKU) Gerakan Pramuka.
Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan pembakaran api unggun sebagai simbol berakhirnya perkemahan dan penguatan semangat kebersamaan antar santri.
Dalam sambutannya, Ustazah Siti Elly Sulastri, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan pramuka seperti ini memiliki nilai pendidikan karakter yang penting bagi para santri.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang berkemah dan menikmati alam, tetapi juga bagaimana disiplin, kemandirian, tanggung jawab, dan kreativitas bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Antusiasme Guru dan Santri Warnai Kegiatan
Kegiatan Kemistri III ini turut dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru tingkat SMP, SMA, dan diniyah, serta seluruh pembina pramuka Ponpes Nurul Qomar Palembang.
Suasana kegiatan berlangsung meriah, tertib, dan penuh kebersamaan, menunjukkan semangat tinggi para santri dalam mengikuti setiap agenda.
Sebagai penutup, acara ditandai dengan doa bersama yang dipimpin oleh Musthofa Zacky Pratama, santri kelas X IPA 2 Ponpes Nurul Qomar Palembang, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara guru dan seluruh peserta kemah.












