Palembang, SuaraMetropolitan, – Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Qomar Palembang menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah, sekaligus meresmikan gedung baru musholla santriwati dan lokal kelas Raudhatul Athfal (RA) Nurul Qomar, Sabtu (27/9/2025). Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini diselenggarakan di aula ponpes yang terletak di Kelurahan Lawang Kidul. Sabtu 27 September 2025
Kegiatan ini dilaksanakan usai shalat Ashar berjamaah, mulai pukul 15.30 hingga 17.00 WIB. Suasana religius terasa dengan pembacaan Kitab Barzanji dan Maulid yang dipimpin oleh Ust. Adi Saputra, S.Ag, diiringi lantunan musik hadroh dari santri Ponpes Nurul Qomar.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting ponpes, antara lain Dewan Pengawas Yayasan, H. M. Abdurrahman; Bendahara Umum, H. Hudiono; serta Mudir dan Pengasuh, KH. Orbit Rupawan, S.Th.I. Turut hadir seluruh kepala sekolah dari tingkat RA, MI, SMP, SMA, dan Diniyah, beserta para guru, masyarakat, dan wali santri.

Dalam sambutannya, KH. Orbit Rupawan, S.Th.I., menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf atas segala kekurangan penyelenggaraan. “Kami mewakili segenap panitia menyampaikan permohonan maaf bilamana ada kekurangan dalam penyambutan dan penempatan, serta kami juga berterima kasih kepada seluruh tamu undangan yang sempat hadir hari ini, khususnya kepada masyarakat sekitar dan para wali santri,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ust. Muhammad Ilham Kamil dalam tausiyahnya menyampaikan pesan penting kepada para santri. “Kalian adalah penerus dari perjuangan dakwah baginda Muhammad SAW dalam menegakkan syari’at Islam. Oleh karena itu rajin belajar, jangan bersikap malas ketika berada di pondok dan muliakan guru-guru kalian sebagai bentuk penghormatan,” tegasnya.
Acara inti ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh Ust. Muhammad Ilham Kamil. Selanjutnya, dilakukan prosesi peresmian gedung baru musholla santriwati dan lokal kelas RA yang disaksikan oleh jajaran pimpinan yayasan, kepala sekolah RA, dan perwakilan wali murid.
Sebagai penutup rangkaian acara, digelar makan bersama antara pengurus yayasan, guru, karyawan, dan tamu undangan. Momen silaturahmi ini menjadi bentuk ikhtiar untuk mengambil barokah dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini, sekaligus menandai berakhirnya acara dengan sukses.(*)












