Palembang,SuaraMetropolitan – Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa, memberikan apresiasi terhadap kehadiran salah satu kafe lokal yang hadir dengan konsep modern dan dekat dengan anak muda. Hal itu disampaikannya saat meresmikan pembukaan cabang kedua Coffe J yang berlokasi di Jalan Yayasan II, Kecamatan Ilir Timur II, pada Minggu (5/10/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Ratu Dewa menilai bahwa kafe dengan nuansa baru seperti ini menjadi bagian dari perkembangan ekonomi kreatif di Palembang yang semakin menjanjikan.
“Nuansa barunya, lebih ke anak muda Generasi Z di sini luar biasa keren. Di sisi lain, ini adalah pertanda pertumbuhan ekonomi di Palembang menjanjikan,” ujar Dewa.
Ia juga menyebut bahwa keberadaan kafe-kafe lokal dengan ide segar merupakan tanda positif bagi semangat wirausaha di kota ini. Dewa berharap pelaku usaha muda terus berinovasi dan memberikan warna baru bagi sektor kuliner Palembang.
Baca juga: DPR: Twitter/X Jadi Sumber Konten Negatif, Netflix Bukan Satu-satunya Masalah
Sementara itu, Iin, selaku Owner Coffe J, menjelaskan bahwa konsep yang dihadirkan menggabungkan cita rasa tradisional dengan tampilan modern.
“Konsepnya itu kombinasi makanan tradisional dan kopi rumahan atau ‘kopi rumah nenek’, tapi disajikan dengan gaya yang lebih modern,” jelasnya.
Beberapa menu yang menjadi andalan antara lain Kopi Jadul dan Pisang Goreng, yang menjadi favorit pelanggan sejak awal. Dalam rangka pembukaan cabang baru ini, Coffe J memberikan diskon 20 persen untuk semua menu hingga tanggal 19 Oktober mendatang.
Baca juga: OKU Selatan Jalin Sinergi dengan Pringsewu, Perkuat Kerja Sama Antar Daerah
Lebih lanjut, Iin menceritakan perjalanan usahanya yang dimulai sejak tahun 2018. Ia mengaku, bisnis ini lahir dari kebiasaan berkumpul dan menikmati kopi bersama keluarga, yang kemudian berkembang menjadi ide membuka tempat ngopi dengan suasana santai dan rasa kopi rumahan.
“Awalnya itu baru belajar. Memang saya sama saudara-saudara kan suka ngopi, lihat kayaknya di Palembang ini kurang tempat ngopi santai tapi kopinya yang kopi rumahan, makanannya rumahan gitu,” tuturnya.
Menurut Iin, keberhasilan bisnis kuliner terletak pada komitmen menjaga mutu. Ia memastikan seluruh proses mulai dari bahan baku, penyajian, hingga penyimpanan dilakukan dengan teliti demi menjaga kualitas.
“Kita mau pasti kualitas makanan sih menjadi, mulai dari bahan, penyajian, cara penyimpanan, segala macam,” katanya.
Ia juga menambahkan, harga menu di tempatnya tetap dibuat terjangkau agar bisa dinikmati semua kalangan, mulai dari anak muda hingga keluarga.
“Bahkan ada menu kopi yang harganya masih Rp10 ribu. Jadi cocok untuk semua kalangan, mulai dari keluarga hingga anak-anak,” tambahnya.






