Palembang,SuaraMetropolitan – Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa, secara resmi melepas keberangkatan 238 peserta mudik gratis dari Kota Palembang, Kamis (12/3/2026). Para pemudik diberangkatkan menggunakan 6 bus eksekutif menuju sejumlah kota tujuan, yakni Padang, Bandung, Kudus, Malang, Yogyakarta Pantura, dan Yogyakarta Selatan.
Suasana hangat terlihat di lokasi pelepasan ketika orang nomor satu di Kota Palembang itu menyempatkan diri menyapa para pemudik satu per satu yang telah berada di dalam bus sebelum perjalanan dimulai.
Dalam sambutannya, Ratu Dewa menegaskan bahwa momen mudik bukan sekadar perjalanan pulang kampung, tetapi juga menjadi kesempatan berharga untuk mempererat tali silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman. Ia mengaku memahami kerinduan warga yang ingin berkumpul kembali bersama orang tua maupun sanak saudara.
“Melihat bapak dan ibu tersenyum di dalam bus ini, saya ikut merasa bahagia. Mudik bukan sekadar perjalanan fisik, tapi perjalanan hati untuk kembali ke kampung halaman kita. Saya titip salam hangat untuk keluarga di kampung halaman. Katakan pada mereka, pemerintah dan BUMN hadir untuk memastikan bapak-ibu pulang dengan kenyamanan,” ujar Ratu Dewa.
Baca juga: Libur Nyepi dan Idul Fitri 1447 H, Tirta Musi Pastikan Layanan Air Bersih di Palembang Tetap Optimal

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara yang telah memberikan berbagai fasilitas bagi para pemudik, mulai dari transportasi hingga dukungan tambahan selama perjalanan.
“Saya sangat mengapresiasi Pegadaian yang memberikan fasilitas luar biasa, bahkan ada uang sakunya. Ini sangat membantu meringankan beban ekonomi warga kita. Semoga langkah baik ini menjadi berkah bagi perusahaan dan kebahagiaan bagi warga Palembang,” tambahnya.
Sebelum melepas keberangkatan secara simbolis, Ratu Dewa kembali mengingatkan para pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Kepada para driver, hati hati. Jangan mengejar waktu, kejarlah keselamatan. Ingat, ada anak dan istri yang menunggu mereka dengan rindu,” tutup Ratu Dewa sembari mengibarkan bendera pelepasan.
Sementara itu, Kepala Kanwil III Pegadaian Sumbagsel, Novriyandi, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 ini pihaknya menyiapkan layanan tambahan bagi para peserta mudik. Enam bus eksekutif disiapkan untuk mengantarkan pemudik menuju berbagai kota tujuan di Pulau Sumatera dan Jawa.
“Kami ingin masyarakat pulang dengan perasaan tenang. Setiap bus didampingi pendamping dari karyawan kami. Ada pemeriksaan kesehatan gratis, dan komunikasi terus terjaga melalui grup WhatsApp selama perjalanan,” jelas Novriyandi.
Ia juga menambahkan bahwa Kanwil III Sumbagsel menjadi wilayah pertama di Indonesia yang melaksanakan pemberangkatan program mudik bersama BUMN pada tahun ini. (*)








