Berita Daerah

Rp2 Miliar untuk Desa Jambu Ilir, Pemkab OKI Bangun Jalan dan Tanam Durian

×

Rp2 Miliar untuk Desa Jambu Ilir, Pemkab OKI Bangun Jalan dan Tanam Durian

Sebarkan artikel ini
Bupati OKI Muchendi Mahzareki, saat bergotong royong bersama warga.

OKI,SuaraMetropolitan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bersama warga Desa Jambu Ilir melaksanakan Gerakan Bersama Rakyat (Gebrak), berupa gotong royong perbaikan jalan serta penanaman pohon durian.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menyerap aspirasi, meningkatkan akses infrastruktur, dan menjaga kelestarian lingkungan desa.

Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, mengungkapkan bahwa pembangunan jalan poros desa akan dimulai pada tahun ini dengan anggaran Rp2 miliar.

Baca juga: Pakar Transportasi Sarankan Sistem BTS Lebih Jeli Perhatikan Pelayanan Feeder LRT, Bila Perlu Cek ke Lapangan

“Kita sudah anggarkan Rp2 miliar untuk pembangunan jalan di Desa Jambu Ilir. Mungkin belum bisa menjangkau seluruh ruas, tapi kita prioritaskan jalur utama di dalam dusun agar terasa manfaatnya. Mohon dukungan warga untuk mengawal pekerjaan ini,” ujar Muchendi pada kegiatan Gebrak di Desa Jambu Ilir, Kecamatan Tanjung Lubuk, Jumat (8/8/2025).

Menurutnya, gotong royong yang dilakukan menjadi bukti sinergi positif antara pemerintah dan masyarakat.

“Perbaikan jalan akan memperlancar mobilitas dan hasil kebun, sementara pohon durian yang ditanam akan menjadi ikon baru desa,” tambahnya.

Baca juga: Sorak Merdeka Pecah di Srimulya, Zulfikar Muharrami Ajak Warga Bebas dari Kebodohan

Kepala Desa Jambu Ilir, Yakub Masaka, turut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan desa.

“Dana desa tahun ini kami gunakan untuk membangun jalan masuk ke desa sepanjang satu kilometer yang sudah memasuki tahun ketiga pengerjaan. Jalan ini menjadi akses utama menuju kebun warga. Selain itu, listrik juga sudah mulai masuk ke area persawahan meski belum merata, dan kami berharap dukungan penuh agar bisa dimanfaatkan optimal,” jelas Yakub.

Ia juga menilai penanaman pohon durian akan membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Durian yang dirawat dengan baik bisa berbuah di tahun ketiga. Kami menanamnya bukan untuk dijual, tapi untuk dinikmati masyarakat bersama. Harapannya, ke depan Desa Jambu Ilir dikenal sebagai kampung durian,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.