Berita Daerah

Rp20 Miliar Digelontorkan, Rekonstruksi Jembatan Muara Lawai Ditarget Rampung 210 Hari

×

Rp20 Miliar Digelontorkan, Rekonstruksi Jembatan Muara Lawai Ditarget Rampung 210 Hari

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumsel Herman Deru saat di wawancarai.

Lahat,SuaraMetropolitan – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menegaskan pembangunan kembali Jembatan Muara Lawai di Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, merupakan wujud nyata kolaborasi pemerintah dan dunia usaha. Proyek rekonstruksi ini digelontorkan dana sekitar Rp20 miliar dengan target penyelesaian selama 210 hari.

Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri penandatanganan berita acara kesepakatan pembangunan ulang jembatan, Sabtu (30/8/2025). Ia mengapresiasi respons cepat Asosiasi Pertambangan Batubara Sumsel yang ikut bertanggung jawab atas dampak dari ambruknya jembatan dua bulan lalu.

“Yang saya harapkan untuk membangunkan kembali jembatan ini ternyata disambut baik oleh Asosiasi Pertambangan Batubara Sumsel. Saya ucapkan terima kasih atas tanggung jawab yang ditunjukkan,” ujar Herman Deru.

Baca juga: Sekda Palembang Buka Turnamen Catur Korpri Cup I, Jadi Ajang Silaturahmi ASN

Menurutnya, jembatan tersebut memiliki fungsi vital sebagai jalur logistik sekaligus penghubung mobilitas warga. Karena itu, pembangunan harus memperhatikan kekuatan, kenyamanan, dan keberlanjutan.

“Kalau dulu bisa bertahan 40 tahun, maka sekarang saya harapkan bisa lebih kuat dan tahan lama,” tegasnya.

Herman Deru juga memastikan proyek ini akan diawasi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Ia menekankan agar masyarakat sekitar ikut dilibatkan demi memberikan manfaat yang lebih luas.

Baca juga: Meriahkan HUT RI ke-80, IKA UII Gelar Jalan Sehat dan Baksos di Palembang

“Pemerintah akan mendampingi agar semua sesuai dengan rencana. Selain tepat waktu, saya juga ingin masyarakat sekitar dilibatkan agar manfaatnya lebih besar,” jelasnya.

Kepala BPJN Sumsel, Panji Krisna Wardana, menilai kepemimpinan Gubernur Herman Deru berhasil mempertemukan kepentingan pemerintah pusat, daerah, dan dunia usaha.

“Jalan dan jembatan sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat. Kami berharap pembangunan ini dapat selesai sesuai rencana dan ke depan seluruh pihak dapat terus berkolaborasi,” kata Panji.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pertambangan Batubara Sumsel, Andi Aswara, menuturkan bahwa pihaknya merasa berkewajiban ikut serta membangun kembali jembatan yang juga digunakan oleh sektor pertambangan.

“Jembatan ini ambruk saat dilalui kendaraan besar. Kami tidak menutup mata karena jalan ini juga digunakan oleh sektor pertambangan. Maka kami ambil peran aktif untuk membangunnya kembali,” jelas Andi.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.