Palembang,SuaraMetropolitan – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan yang digelar dalam momentum peringatan internal Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang bukan hanya menjadi ajang evaluasi pembangunan infrastruktur, tetapi juga sarana untuk memperkuat kepedulian sosial dan pelayanan bagi masyarakat.
Dalam kegiatan yang terlaksana berkat kolaborasi antara Dinas PUPR dan Dharma Wanita (DW) itu, Sekda hadir langsung memantau jalannya acara. “Hari ini kita melaksanakan kegiatan rangkaian Hari Bakti PU ke-80 di Dinas PUPR Kota Palembang,” ujar Aprizal Hasyim.
Pada kesempatan tersebut, dua kegiatan utama diselenggarakan, yaitu donor darah yang diikuti sekitar 80 peserta. Menurut Sekda, kegiatan sosial seperti ini sangat sejalan dengan arahan pimpinan Kota Palembang.
Baca juga: Palembang Ukir Prestasi Nasional di Bidang Transformasi Digital 2025
“Ini memang kegiatan yang sangat luar biasa. Artinya, bukan hanya melaksanakan kegiatan infrastruktur PU ini, tetapi melaksanakan kegiatan sosial bagi masyarakat Kota Palembang, sesuai dengan atensi Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa semangat pengabdian harus menjadi dasar bagi seluruh jajaran PUPR dalam menjalankan tugas. “Seperti saya sampaikan tadi, bahwa ini adalah menjadi simbol kita untuk melaksanakan semua kegiatan-kegiatan kePU-an itu, gimana secara profesional, secara ikhlas, tentang pelayanan kepada negeri ini, khususnya masyarakat Kota Palembang,” tutup Aprizal Hasyim.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Kemas Haikal, mengungkapkan bahwa kegiatan sosial yang berlangsung merupakan bagian dari rangkaian acara yang sudah dimulai sejak beberapa hari sebelumnya.
Baca juga: Uji Coba Co-Firing Biomassa Woodchip Hingga 30%, UBP Teluk Sirih Tingkatkan Produksi Green MWh
“Hari ini kelanjutan dari rangkaian kegiatan. Kemarin sudah ada kegiatan seperti upacara, terus penyerahan bantuan bedah rumah atau perbaikan rumah tidak layak huni,” ujar Kemas Haikal.
Pada puncak rangkaian kegiatan, fokus diarahkan pada aktivitas sosial dan keagamaan seperti tausiah agama dan Bazar Murah yang melibatkan 10 hingga 15 tenant, bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP). “dan donor darah yang menargetkan 80 kantong darah. Partisipasi datang dari seluruh pegawai di Dinas PUPR, baik dari Pegawai Harian Lepas (PHL) maupun Aparatur Sipil Negara (ASN),” katanya.
Kemas Haikal menambahkan bahwa semangat perjuangan dan patriotisme harus terus diwujudkan melalui kerja ikhlas dan berintegritas.
“Ini adalah bentuk satu perjuangan. Bentuk satu patriotisme, bukan hanya kita turun ke medan perang, tapi dalam hal membangun, bekerja dengan ikhlas, bekerja dengan integritas itu merupakan satu bentuk patriotisme bagi para pegawai PUPR itu sendiri,” pungkasnya. (*)






