Empat Lawang,SuaraMetropolitan – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan melaksanakan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Kamis (5/2/2026).
Kedatangan Kajati Sumsel tersebut disambut langsung oleh Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad, didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Empat Lawang, Kapolres Empat Lawang, Dandim 0405/Lahat, serta Ketua DPRD Empat Lawang.
Kunjungan kerja ini menjadi momen penting dalam mempererat sinergi antar unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna mendukung penegakan hukum yang berkeadilan sekaligus memastikan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Empat Lawang.
Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan soliditas Forkopimda Empat Lawang.
Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad mengatakan kunjungan kerja tersebut menjadi motivasi besar bagi jajaran pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum selama ini telah berjalan dengan baik dan solid.
Baca juga: Pemkab OKI Percepat Manajemen Talenta ASN, Ditarget Rampung Sebelum Lebaran 2026
“Forkopimda di Empat Lawang sangat solid. Kami memahami tugas Kejaksaan Negeri Empat Lawang, salah satunya memastikan keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Empat Lawang,” kata Bupati Joncik.
Bupati juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Empat Lawang untuk terus menjalin kolaborasi yang harmonis dengan Kejari Empat Lawang.
Menurutnya, pendampingan serta bimbingan dari Kejati Sumsel sangat dibutuhkan agar setiap langkah pembangunan tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku.
“Insyaallah kolaborasi antara Pemkab Empat Lawang dan Kejari Empat Lawang akan terus berjalan dengan baik. Kami mohon arahan dan bimbingan dari Bapak Kajati, agar kami tidak salah langkah dan tetap berada di jalur yang benar sesuai dengan rambu-rambu hukum,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kejati Sumatera Selatan, Ketut Sumedana, menekankan pentingnya kerja sama dan kekompakan antar instansi di daerah. Ia menilai pembangunan serta penegakan hukum tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus didukung kolaborasi kuat antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan kejaksaan.
Baca juga: Flyover JPL 99 Muara Enim Segera Dibangun, Draft PKS Dibahas Intensif
“Kita harus bekerja sama dengan baik. Pemda, Kapolres, Dandim, Kejari, semuanya harus menjaga kekompakan. Kolaborasi itu sangat penting,” tegasnya.
Ketut Sumedana juga menyoroti pentingnya komunikasi yang baik dalam penerapan penegakan hukum yang humanis. Menurutnya, kejaksaan memiliki peran strategis dalam menjaga pembangunan di daerah, sehingga pendekatan yang dilakukan harus mengedepankan kebersamaan serta rasa tanggung jawab bersama tanpa mengedepankan ego sektoral.
“Kejaksaan diberi kewenangan untuk mengawal pembangunan. Ini bukan soal ego, tapi soal tanggung jawab bersama. Semboyan Empat Lawang, ‘saling jaga’, sangat tepat dan relevan dengan semangat kolaborasi yang kita bangun,” ungkapnya.
Ia berharap hubungan baik antar instansi di Empat Lawang dapat terus terjaga, sehingga seluruh program pembangunan dan penegakan hukum dapat berjalan lancar, aman, serta memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
“Harapan kami semuanya berjalan dengan baik. Jika hubungan antar instansi harmonis, maka segala urusan akan terasa lebih ringan dan nyaman,” pungkasnya. (*)








