Connect with us

Pariwisata

Semua Destinasi Wisata Gunungkidul Sepi Wisatawan

Published

on

Spread the love

 

Gunungkidul, SuaraMetropolitan.com ~ Dengan merebaknya covid-19 kawasan wisata Pantai di Kabupaten Gunungkidul menjadi sepi. Pasalnya masyarakat mengikuti anjuran pemerintah daerah setempat untuk menutup sementara akses masuk pantai.

Pedagang pinggiran pantai Gunungkidul sudah tidak jualan lagi, karena kesadaran mereka mengikuti anjuran pemerintah untuk bersama-sama melawan virus corona agar tidak semakin banyak korban tertular atau merupakan langkah memutus mata rantai penularan covid – 19.

Salah satu pemilik rumah makan di pantai Drini Kecamatan Tanjungsari mengatakan bahwa kawasan pantai sepi dari pengunjung. Karena beberapa hari yang lalu kawasan pantai ditutup sementara.

“Sejak ada anjuran pemerintah dan akses menuju pantai di tutup para pedagang pada tutup semua. Ini juga menunggu perkembangan membaik untuk para pengunjung datang lagi,” kata pemilik Rumah makan di Pantai Drini Dwi Hariyanto kepada SuaraMetropolitan.com, (25/3/2020).

Salah satu pengunjung yang sengaja untuk melihat keadaan di kawasan pantai di Gunungkudul juga mengatakan jika aktifitas pantai tidak seperti hari biasa di musim sebelum merebaknya covid-19.

“Saya sekarang berada di lokasi parkir pantai Drini mas, tidak satupun pengunjung yang datang dan pedagang yang jualan di lokasi ini semua pada tutup. Situasi disini sangat sepi,” kata Supadiyono.

Dengan ditutupnya kawasan pantai di Kabupaten Gunungkidul warga diharap untuk tinggal dirumah dulu sampai batas waktu di anjurkan oleh pemerintah setempat.

(Supadi)

Pariwisata

GKR Bendara Membuka Gelaran Produk UMKM DIY

Published

on

Spread the love

 

Yogyakarta (06/12/2020) — GKR Bendara selaku Pembina UMKM di Yogyakarta membuka Gelaran Produk Sibakul ( off line) ,Pameran Virtual dan Rembug Desa ( Angkringan) yang di selenggarakan Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Pemerintah Daerah DIY di Ruang Rapat Sekar Jagad Kantor Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Jl HOS Cokroaminoto 152 Tegalrejo Yogyakarta,Minggu ( 6/12/20).

GKR Bendara dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaku UMKM adalah seorang pejuang istimewa yang berjuang di masa Pandemi .

” Pelaku UMKM adalah seorang pejuang istimewa yang berjuang di masa Pandemi,yang tidak lelah berpikir untuk keluar dari masalah karena terdampak usahanya,kita berjuang untuk tidak mudah menyerah” demikian GKR Bendara dalam sambutannya.

Di sampaikan juga oleh GKR Bendara bahwa saat ini adalah saatnya untuk tidak egois,tapi harus bekerjasama dengan semua pihak agar tetap mampu bertahan di masa yang sulit ini.

” Saatnya kita untuk tidak egois,kita harus bekerjasama dengan semua pihak,agar tetap mampu bertahan di masa yang sulit ini ” demikian akhir sambutannya.

Sementara itu Ari Antoni salah seorang tamu undangan dari UMKM yang bergerak di bidang pembuatan Bakpia menaruh harapan besar kepada Pemerintah agar terus memberikan semangat dan bimbingan kepada pelaku UMKM yang terdampak Pandemi.

” Kami berharap Pemerintah melalui Dinas terkait seperti Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah ini untuk terus menerus melakukan pendampingan dan semangat kepada pelaku UMKM yang terdampak Pandemi agar tetap mampu bertahan dan keluar dari masalah yang terjadi karena Pandemi” harap Ari Antoni yang mempunyai outlet Bakpia Delima di Ruko depan Pasar Beringharjo Yogyakarta ini.

Gelaran produk offline dan virtual serta rangkaian acara yang lain akan di laksanakan di Kantor Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah dari tanggal 6 Desember hingga 12 Desember 2020.

Pembukaan acara di tandai dengan membunyikan Othok-othok mainan tradisional Bantul bersama- sama di pimpin oleh GKR Bendara.

Acara berlangsung dengan baik dan lancar di hadiri Kepala Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten/ Kota di DIY, Pelaku UMKM di Yogyakarta dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Kontributor/rep : Gie Rahardjo

Continue Reading

Budaya

Sultan HB X: Kendaraan Bermotor Warga Jogjakarta Bebas Denda Atminitratif

Published

on

Spread the love

 

Yogjakarta, Suarametropolitan.com – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta memberikan keringanan bebas biaya adminitratif untuk kendaraan bermotor bagi warga Jogjakarta.

Bebas biaya tersebut, seperti dalam video unggahan di berbagai media sosial, yang menerangkan bahwa Sultan HB X menjelaskan perihal sebagai berikut.

 

(SupadiTW)

Continue Reading

Bencana

Gugus Tugas Kecamatan Umbulharjo Sosialisasi Adaptasi Kebiasan Baru

Published

on

Spread the love

 

Yogyakarta, (24/10/20), SuaraMetropolitan.com — Di pimpin Langsung Ketua Gugus Kecamatan yang juga Camat Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta Drs Rumpis Trimintarta kembali melakukan Sosialisasi Adaptasi Kebiasan Baru dan Protokol Kesehatan ke para pelaku usaha, Hotel dan Resto di wilayah kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta.

Gita Anjarwati SKM petugas Surveilans Kelurahan ( Surkel) dari Puskesmas Umbulharjo 2 yang turut serta dalam kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang di lakukan Gugus Tugas dalam rangka sosialisasi Adaptasi Kebiasan Baru dan Penerapan Protokol Kesehatan .

” Ini merupakan kegiatan rutin yang di lakukan Gugus Tugas dalam rangka sosialisasi Adaptasi Kebiasan Baru dan Penerapan Protokol Kesehatan dengan menyasar pelaku usaha seperti hotel , resto dan kantor di wilayah kecamatan Umbulharjo ” demikian Gita Anjarwati kepada Wartawan.

Di tambahkan oleh Gita Anjarwati Fokus Sosialisasi adalah memastikan penerapan Protokol Kesehatan dengan 4 M yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

” kami memastikan penerapan protokol kesehatan benar- benar di laksanakan di tempat publik dan pelaku usaha seperti Resto, Hotel dan perkantoran , sekaligus kami sosialisasi tentang Adaptasi Kebiasan Baru di tempat kerja juga sosialisasi tentang 4 M ” tambah Gita Anjarwati.

Turut serta dalam kegiatan Sekcam Kecamatan Umbulharjo Endah Dwi Dinyastuti SE MM yang berpesan kepada pelaku usaha agar tetap mentaati Protokol Kesehatan dan patuh kepada himbauan dari Pemerintah.

” kami sampaikan bahwa tempat- tempat usaha yang sudah memulai aktifitas wajib menerapkan protokol kesehatan dan harus patuh kepada himbauan dari Pemerintah ” tutur Endah Dwi Dinyastuti.

Tim Gugus yang terdiri dari berbagai Instansi di harapkan mampu memberikan masukan dan ilmu yang mudah di terapkan oleh pelaku usaha dan masyarakat.

” tim monitoring dan sosialisasi terdiri dari Kecamatan, Puskesmas, Polsek, Koramil , Sat Pol PP dan dari instansi lain , harapannya semoga sosialisasi tepat sasaran dan ilmu yang di berikan mudah di terapkan ” pungkasnya.

Rep/Kontributor: Gie Raharjo

Continue Reading

Berita Terpopuler