Connect with us

Pariwisata

Semua Destinasi Wisata Gunungkidul Sepi Wisatawan

Published

on

Spread the love

 

Gunungkidul, SuaraMetropolitan.com ~ Dengan merebaknya covid-19 kawasan wisata Pantai di Kabupaten Gunungkidul menjadi sepi. Pasalnya masyarakat mengikuti anjuran pemerintah daerah setempat untuk menutup sementara akses masuk pantai.

Pedagang pinggiran pantai Gunungkidul sudah tidak jualan lagi, karena kesadaran mereka mengikuti anjuran pemerintah untuk bersama-sama melawan virus corona agar tidak semakin banyak korban tertular atau merupakan langkah memutus mata rantai penularan covid – 19.

Salah satu pemilik rumah makan di pantai Drini Kecamatan Tanjungsari mengatakan bahwa kawasan pantai sepi dari pengunjung. Karena beberapa hari yang lalu kawasan pantai ditutup sementara.

“Sejak ada anjuran pemerintah dan akses menuju pantai di tutup para pedagang pada tutup semua. Ini juga menunggu perkembangan membaik untuk para pengunjung datang lagi,” kata pemilik Rumah makan di Pantai Drini Dwi Hariyanto kepada SuaraMetropolitan.com, (25/3/2020).

Salah satu pengunjung yang sengaja untuk melihat keadaan di kawasan pantai di Gunungkudul juga mengatakan jika aktifitas pantai tidak seperti hari biasa di musim sebelum merebaknya covid-19.

“Saya sekarang berada di lokasi parkir pantai Drini mas, tidak satupun pengunjung yang datang dan pedagang yang jualan di lokasi ini semua pada tutup. Situasi disini sangat sepi,” kata Supadiyono.

Dengan ditutupnya kawasan pantai di Kabupaten Gunungkidul warga diharap untuk tinggal dirumah dulu sampai batas waktu di anjurkan oleh pemerintah setempat.

(Supadi)

Budaya

Pesan H.Sunaryanta: Jangan Sampai Hal Yang Berkaitan Dengan Alam Dijual Belikan

Published

on

Spread the love

 

Gunungkidul, (21/04/2021), Suarametropolitan.com — Menurut laporan kegiatan humas kriminal 2 yang disampaikan melalui Grup Whatsapp, pada Hari Selasa tanggal 20 April 2021 Pukul 16.30 wib di komplek masjid Al Falah dan balai Kalurahan Nglindur dilaksanakan kegiatan buka bersama.

Hadir dalam acara buka bersama tersebut, Bupati Gunungkidul H.Sunaryanta, Panewu Girisubo Alsito,S.Sos, Kapolres Gunungkidul
AKBP Agus Setiawan S.I.K, Dandim 0730 Gunungkidul Letkol Noppy Laksana Armyanto,Kapolsek Girisubo
Akp Wasdiyanto, SH, Danposmil Peltu Hervianto.

Takmir masjid Al Falah memberi sambutan berisikan harapan kepada pemerintah kabupaten Gunungkidul, agar mendampingi supaya wilayahnya tidak dikuasai oleh pihak lain.
“Semoga pemerintah kabupaten agar senantiasa mendampingi agar wilayah tidak dikuasai oleh pihak lain
-semoga bapak bupati bisa mengayomi dan sukses selalu, dan menjadi pantutan bagi warga gunungkidul yang sejahtera”, sambut Takmir.

Kemudian H.Sunaryanta memberikan tanggapan sebagai bentuk terimakasih atas pengadaan buka bersama, dan menyampaikan beberapa prediksi kedepan untuk wilayah Girisubo.

“Mudah-mudahan senantiasa diberikan kelancaran lahir dan bathin bagi warga girisubo dan sekitarnya
-suatu kebanggaan bisa berkumpul dalam acara ini karna dalam sekian banyaknya masjid tidak sempat dikunjungi semua, masjid al falah, nglindur, girisubo adalah masjid pertama kali bagi saya berkunjung,
wilayah selatan suatu saat nanti bisa jadi bukan milik masyarakat, bisa jadi milik orang lain atau diambil alih, di tahun 2023 akan terkoneksi semua, tentu ekonomi akan meningkat, untuk itu jangan sampai hal yang berkaitan dengan alam dijual belikan, karna tidak tau kedepannya akan seperti apa
fenomena yang terjadi di gunungkidul, perceraian termasuk kasus yg cukup luar biasa di gunungkidul dan kasus bunuh diri juga dimohon dengan sangat tolong orang-orang terdekat agar dikasih tau, dan memberi pencerahan kepada orang-orang tersebut.sampah dibuang sembarangan tolong jangan sampai ada kejadian lagi maupun kejadian kekerasan yang sekarang ini sedang marak maraknya”, sambutnya.

Dalam acara tersebut juga menyampaikan bentuk bingkisan bantuan dana romadhon sebesar 3 juta rupiah, Bingkisan safari romadhon 3 unit wireless portable, serta Bingkisan bantuan tempat ibadah dari sarpras Kabupaten Gunungkidul sejumlah 5 juta rupiah.

(Rep/post: Supadiyono)

Continue Reading

Pariwisata

GKR Bendara Membuka Gelaran Produk UMKM DIY

Published

on

Spread the love

 

Yogyakarta (06/12/2020) — GKR Bendara selaku Pembina UMKM di Yogyakarta membuka Gelaran Produk Sibakul ( off line) ,Pameran Virtual dan Rembug Desa ( Angkringan) yang di selenggarakan Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Pemerintah Daerah DIY di Ruang Rapat Sekar Jagad Kantor Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Jl HOS Cokroaminoto 152 Tegalrejo Yogyakarta,Minggu ( 6/12/20).

GKR Bendara dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaku UMKM adalah seorang pejuang istimewa yang berjuang di masa Pandemi .

” Pelaku UMKM adalah seorang pejuang istimewa yang berjuang di masa Pandemi,yang tidak lelah berpikir untuk keluar dari masalah karena terdampak usahanya,kita berjuang untuk tidak mudah menyerah” demikian GKR Bendara dalam sambutannya.

Di sampaikan juga oleh GKR Bendara bahwa saat ini adalah saatnya untuk tidak egois,tapi harus bekerjasama dengan semua pihak agar tetap mampu bertahan di masa yang sulit ini.

” Saatnya kita untuk tidak egois,kita harus bekerjasama dengan semua pihak,agar tetap mampu bertahan di masa yang sulit ini ” demikian akhir sambutannya.

Sementara itu Ari Antoni salah seorang tamu undangan dari UMKM yang bergerak di bidang pembuatan Bakpia menaruh harapan besar kepada Pemerintah agar terus memberikan semangat dan bimbingan kepada pelaku UMKM yang terdampak Pandemi.

” Kami berharap Pemerintah melalui Dinas terkait seperti Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah ini untuk terus menerus melakukan pendampingan dan semangat kepada pelaku UMKM yang terdampak Pandemi agar tetap mampu bertahan dan keluar dari masalah yang terjadi karena Pandemi” harap Ari Antoni yang mempunyai outlet Bakpia Delima di Ruko depan Pasar Beringharjo Yogyakarta ini.

Gelaran produk offline dan virtual serta rangkaian acara yang lain akan di laksanakan di Kantor Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah dari tanggal 6 Desember hingga 12 Desember 2020.

Pembukaan acara di tandai dengan membunyikan Othok-othok mainan tradisional Bantul bersama- sama di pimpin oleh GKR Bendara.

Acara berlangsung dengan baik dan lancar di hadiri Kepala Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten/ Kota di DIY, Pelaku UMKM di Yogyakarta dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Kontributor/rep : Gie Rahardjo

Continue Reading

Budaya

Sultan HB X: Kendaraan Bermotor Warga Jogjakarta Bebas Denda Atminitratif

Published

on

Spread the love

 

Yogjakarta, Suarametropolitan.com – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta memberikan keringanan bebas biaya adminitratif untuk kendaraan bermotor bagi warga Jogjakarta.

Bebas biaya tersebut, seperti dalam video unggahan di berbagai media sosial, yang menerangkan bahwa Sultan HB X menjelaskan perihal sebagai berikut.

 

(SupadiTW)

Continue Reading

Berita Terpopuler