Berita Daerah

Target Selesai Akhir Desember Meleset, Pembangunan Jembatan P6 Lalan Terkendala Pendanaan

×

Target Selesai Akhir Desember Meleset, Pembangunan Jembatan P6 Lalan Terkendala Pendanaan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumsel Herman Deru menyaksikan langsung menandatangani berita acara kesepakatan bersama tentang tanggung jawab pendanaan dan kelanjutan pembangunan jembatan tersebut. 

Palembang,SuaraMetropolitan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru memastikan bahwa pembangunan Jembatan P6 di Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), akan terus berjalan meski masih menghadapi sejumlah kendala teknis dan administratif.

Hal ini ditegaskan Herman Deru saat memimpin Rapat Tindak Lanjut Penyelesaian Pembangunan Jembatan P6 di Hotel Santika Bandara Premiere Palembang, Kamis (23/10/2025), yang dihadiri Bupati Muba M. Toha Tohet, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, serta unsur Forkopimda.

Gubernur menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan infrastruktur strategis daerah yang harus diselesaikan karena menyangkut kepentingan masyarakat luas, terutama warga di wilayah pesisir Lalan.

“Kita tidak boleh berhenti. Jembatan ini menjadi urat nadi penghubung bagi masyarakat. Tapi semua pihak harus memenuhi tanggung jawab pendanaannya sesuai kesepakatan,” ujarnya.

Baca juga: Upgrade Sistem Listrik, Tirta Musi Bakal Jeda Distribusi Air Sehari di Palembang

Baca juga: ASN Pemprov Sumsel Dianggap Wakil Pusat? K-MAKI: Tafsir Ajaib demi Kursi Pengawas Perumda Tirta Musi Palembang

Data terakhir menunjukkan bahwa progres fisik pembangunan baru mencapai 43,89 persen dari target 47,41 persen, dengan deviasi -3,52 persen. Dengan kondisi tersebut, penyelesaian Jembatan P6 yang semula ditargetkan Gubernur Sumsel Herman Deru rampung pada akhir Desember 2025 diperkirakan meleset, mengingat pendanaan baru ditargetkan terkumpul sepenuhnya pada waktu yang sama.

Ia menjelaskan, Herman Deru mengingatkan bahwa seluruh dana pembangunan harus terkumpul sepenuhnya paling lambat 31 Desember 2025. Jika tidak, aktivitas di lokasi proyek akan dihentikan sementara mulai 1 Januari 2026, tanpa menghentikan program administrasi pembangunan.

Kondisi ini mendorong pemerintah provinsi untuk memperkuat koordinasi dan pengawasan di lapangan. Gubernur juga meminta dukungan aparat penegak hukum agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan. Ia menegaskan bahwa proyek strategis tidak boleh menjadi ajang kepentingan pribadi atau kelompok.

“Saya minta semua jujur dalam bekerja. Jangan lagi ada alasan klasik. Masyarakat sudah terlalu lama menunggu hasil nyata,” tegasnya.

Baca juga: Groundbreaking Revitalisasi Jembatan Lalan Dimulai, Gubernur Herman Deru Targetkan Selesai 6 Bulan

Sebagai langkah konkret, Gubernur meminta semua pihak menandatangani berita acara kesepakatan bersama tentang tanggung jawab pendanaan dan kelanjutan pembangunan jembatan tersebut.

“Ini bukan hanya tanda tangan di atas kertas. Ini janji kita kepada rakyat Sumsel. Saya ingin semua pihak menjaga amanah ini dengan integritas,” ujarnya menegaskan.

Sementara itu, Sekda Muba Apriyadi memaparkan bahwa keterlambatan pembangunan disebabkan faktor cuaca dan masalah koordinasi di lapangan, namun seluruh kendala kini telah dibahas untuk segera diselesaikan.

Bupati Muba M. Toha Tohet juga memastikan dukungan penuh terhadap proyek tersebut karena Jembatan P6 menjadi kebutuhan vital masyarakat.

“Kami siap bersinergi agar pembangunan selesai tepat waktu,” katanya.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.