BeritaNasional

Tol Jakarta – Cikampek Hari Puncak Libur Nataru Arus Kendaraan Mulai Padat, Contraflow Diberlakukan 

64
×

Tol Jakarta – Cikampek Hari Puncak Libur Nataru Arus Kendaraan Mulai Padat, Contraflow Diberlakukan 

Sebarkan artikel ini
Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan Republik Indonesia saat memberikan keterangan Pers.

Karawang,SuaraMetropolitan

Menko PMK Muhadjir Effendy didampingi Menhub Budi Karya Sumadi, Kakorlantas Polri Brigjen Pol. Aan Suhanan, dan Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Machmuddin di Rest Area Tol Jakarta-Cikampek Km 57, Kabupaten Karawang, Sabtu (23/12).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Tinjauan dilakukan untuk mengecek kepadatan arus kendaraan di jalan Tol Jakarta-Cikampek, yang diprediksi mengalami puncaknya pada hari ini.

Menko Muhadjir mengatakan, berdasarkan tinjauan udara kepadatan lalu lintas ruas tol Jakarta-Cikampek terlihat mulai padat namun masih terkendali.

Baca juga : Pastikan Kelancaran Angkutan Nataru, Kemenhub Gelar Posko Pusat Terpadu

Ia menyebut, rekayasa lalu lintas melalui contra flow yang dilakukan pihak Korlantas Polri untuk mengurai kepadatan sudah tepat.

“Selain itu, Tol Jakarta-Cikampek menuju Jawa Barat terutama ke daerah Gadog, Puncak Bogor masih terpantau normal namun harus tetap diwaspadai, ” ujar Menko Muhadjir.

Lebih lanjut Menko mengungkapkan, masih menemukan truk roda sumbu 3 atau lebih yang masih beroperasi meski sudah diberlakukan pembatasan sementara di masa libur Nataru. Jika dibiarkan, dikhawatirkan akan menambah kepadatan.

Baca juga : 3 Ribu Lebih Personel Diterjunkan Persiapan Pengamanan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024

Pada kesempatan yang sama, Menhub Budi Karya Sumadi meminta kepada Korlantas Polri untuk melakukan penegakkan hukum bagi pengemudi truk sumbu 3 yang melanggar ketentuan aturan pembatasan sementara kendaraan barang.

“Kami juga meminta kepada operator logistik agar mematuhi surat edaran yang telah dikeluarkan tentang pembatasan kendaraan truk sumbu 3 atau lebih, ” jelas Menhub.

Sementara itu, Kakorlantas Brigjen Pol. Aan Suhanan mengatakan, akan melakukan upaya penegakan hukum yang lebih tegas bagi truk sumbu 3 atau lebih yang masih beroperasi di ruas tol guna memperlancar dan meningkatkan keselamatan dan keamanan perjalanan masyarakat.

Berdasarkan data Korlantas Polri, peningkatan arus kendaraan ruas Tol Jakarta-Cikampek mulai terjadi sejak Sabtu (23/12) jam 06.00 sekitar 7.000 kendaraan yang melintas.

Hingga saat ini, untuk mengurai kepadatan pada ruas tersebut telah dilakukan rekayasa lalu lintas melalui contra flow 2 lajur. Pihak Korlantas memperpanjang contra flow yang semula dari Km 47 menjadi dari Km 36.

Turut hadir dalam tinjauan tersebut, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Achmad Wiyagus, Dirut Jasa Raharja Rivan Purwantono, Dir Lalin Ditjen Perhubungan Darat Ahmad Yani, Dirut Jasamarga Syukur Surbakti. (*/AH/RDL/SR/BRD)

Ikuti Kami di Google News klik https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMPvkpwwwje21BA?hl=en-ID&gl=ID&ceid=ID%3Aen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *