Connect with us

Internasional

Trengginas Merah Putih Ikuti Pendidikan Dan Pelatihan Oleh BPIP

Published

on

Spread the love

Yogyakarta, (08/09/2020) Suarametropolitan.com. Trengginas Merah Putih organisasi Sosial Kemasyarakatan yang telah berbadan hukum terus aktif mengikuti kegiatan yang di selenggarakan oleh Pemerintah ataupun bersama dengan Ormas lain ikut berperan aktif dalam kegiatan Sosial di masyarakat.

Kali ini Trengginas Merah Putih mengirimkan dua personil terbaiknya Tugiman dan Ardiyansyah Al Erta SE untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila bagi Ormas yang di selenggarakan BPIP di Hotel Sheraton Mustika Yogyakarta Jalan Laksda Adisucipto Maguwoharjo Sleman Yogyakarta tanggal 8 September sampai dengan 11 September 2020.

Keputusan mengirim dua Pengurus terbaik di ambil melalui rapat pleno yang di pimpin langsung Ketua Umum Heru Nugroho S.Sos.

Heru Nugroho S.Sos menyampaikan bahwa dengan keikutsertaan TGMP di Pendidikan dan Pelatihan ini semoga ke depan Ormas beserta anggota lebih mampu memahami nilai yang terkandung di dalam Pancasila dan mengamalkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

” Keikutsertaan kami semoga nantinya bisa menjadi lebih paham dengan nilai- nilai yang terkandung dalam Pancasila dan mampu mengamalkan di kehidupan sehari-hari, kehidupan berbangsa dan bernegara ” Demikian Heru Nugroho kepada wartawan.

Di tempat yang sama Bharoto Singgih Nugroho Sekertaris Umum TGMP menambahkan, dengan di kirimkanya dua putra terbaik organisasi di Pendidikan dan Pelatihan semoga ke depan dapat bermanfaat untuk masyarakat bangsa dan negara.

” Semoga dengan keikutsertaan dua personil terbaik kami,dapat memberikan manfaat kepada masyarakat bangsa dan negara ” Tambah Bharoto Singgih Nugroho.

Sementara itu dua personil yang di tugaskan Tugiman dan Ardiyansyah Al Erta belum dapat di hubungi wartawan di karenakan sedang mengikuti rapid test sebagai tahapan yang harus di lalui sebelum mengikuti Pendidikan dan Pelatihan yang di selenggarakan selama 5 hari kedepan.

Nampak di ruang Pendidikan dan Pelatihan semua peserta mengikuti tahapan sebelum di mulainya acara dengan tertib dan mengikuti Protokol kesehatan.

Reporter : Gie Rahardjo

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Internasional

Tidak Memiliki BPJS, Insan Karima Yogyakarta Adakan Santunan Kepada Keluarga Tidak Mampu Di Kebumen

Published

on

Spread the love

 

Kebumen, Suarametropolitan.com — Insan Karima Yogyakarta (IKY) pada Hari Rabu,17 Maret 2021 Kembali mengadakan giat bansos di Dusun Jladri Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen. Bansos tersebut ditujukan kepada keluarga Samsul Ma’arif atau Ibu Rusmi, yang mana salah satu dari anggota keluarganya terkena musibah tersiram air nira mendidih (Air Gula Panas).

Giat bansos tersebut dikarenakan keluarga tersebut termasuk keluarga tidak mampu dan ada dua lansia yang lumpuh tidak memiliki BPJS atau belum tersentuh bantuan dari pemerintah. Diketahui juga bahwa yang menjadi tulang punggung keluarga yaitu Samsul.

Pada kesempatan kali ini dari pihak Insan Karima Yogyakarta menyampaikan bentuk bantuan yaitu:
1. Tali Asih Rp.4.300.000
2. Beras 56kg
3. Perlengkapan Sabun
4. Sarimi 2 Dus
5. Sembako
6. Telur

Dari pihak Insan Karima Yogyakarta melalui perwakilan menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak atas terlaksananya giat tersebut.

“Terima Kasih untuk hamba-hamba Allah SWT yang telah membantu dan melancarkan kegiatan ini. Semoga Allah SWT melimpahkan rejeki rahmad dan Amal Ibadah kita semuanya”, Papar panitia.

Lebih lanjut pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada sahabat Insan Karima Yogyakarta, yang sudah ikut serta menyampaikan ke alamat bansos.

“Terima Kasih Juga Utk Para Sahabat INSAN KARIMA YOGYAKARTA (IKY) Yang Dah Meluangkan Waktu,Utk Menyalurkan Donasi,Semoga Lelah Sahabat2 INSAN KARIMA YOGYAKARTA (IKY) Menjadi Lillah Dan Ibadah Kita Semuanya”, pungkasnya.

Sebuah kutipan:

ORANG TERMULIA

Orang termulia bukanlah orang yang dilayani oleh banyak orang, tetapi orang yang paling mulia adalah orang yang paling banyak melayani orang lain.
Semakin engkau melayani orang lain karena Allah maka engkau semakin mulia di sisi Allah

خيركم أنفعكم للناس

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (al-hadits)

Semakin engkau merendahkan dirimu karena Allah untuk melayani orang lain maka engkau semakin mulia di sisi-Nya

من تواضع لله رفعه الله

“Barang siapa yang merendahkan dirinya karena Allah maka Allah akan mengangkat derajatnya” (al-hadits).

(Redaksi)

Continue Reading

Budaya

Waka DPD RI Dukung Penuh Kebijakan Benci Produk Luar Negeri

Published

on

Spread the love

 

JAKARTA Suarametropolitan.com — Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menggaungkan agar masyarakat mulai membenci produk luar negeri, dan beralih mencintai produk dalam negeri. Hal tersebut bertujuan agar penjualan dari produsen lokal bisa meningkat ke depannya.

Orang nomor satu di tanah air ini menegaskan, dengan adanya rasa cinta terhadap produk lokal, akan menempatkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di tempat yang strategis.

Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin menyambut baik gaungan Presiden Jokowi. Menurut senator muda asal Bengkulu ini, masyarakat bisa menjadi konsumen yang loyal untuk produk-produk dalam negeri.

“270 juta jiwa penduduk Indonesia, saya rasa bila semuanya mencintai produk lokal, akan membuat produsen-produsen dalam negeri semakin bergairah. Kualitas produk dalam negeri pun juga mendunia, jadi produk Indonesia sebenarnya mendunia,” ujar Sultan B Najamudin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/3/2021).

Mantan Wakil Gubernur Bengkulu ini juga mendukung strategi Kementerian Perdagangan, yang dimana mall harus menempatkan merek atau brand lokal di depan atau dekat pintu masuk.

Untuk itu, sambung pria yang akrab disapa SBN ini, pemerintah harus bisa menyiapkan aturan yang bisa mendorong para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal lebih mengerti segi permintaan pasar seperti apa agar bisa bersaing dengan merek asing.

“Dengan menghadirkan produk lokal dibagian depan mall-mall, ini merupakan strategi dagang yang cerdas. Sehingga mata para produsen langsung tertuju terhadap produk lokal,” beber Sultan.

“Namun begitu, pemerintah harus memberikan imbauan kepada pengelola mall-mall, agar memberikan tarif sewa yang rendah kepada merek lokal,” sambung Sultan.

Terakhir, senator muda asal Bengkulu ini berharap, dengan adanya strategi tersebut bisa memajukan para pelaku UMKM yang sempat terpuruk dihantam badai pandemi Covid-19 setahun lalu.

“Saya berharap strategi ini berjalan dengan baik, sehingga para UMKM yang tengah berjuang kembali ini bisa menemukan jalan menuju kesuksesan. Ingat, pelaku UMKM ini adalah tulang punggung ekonomi nasional,” harap kader jebolan HIPMI ini.

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai impor Indonesia pada Januari 2021 tercatat US$13,34 miliar, turun 6,49% dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai US$14,27 miliar.

Berdasarkan penggunaan barang, seluruh jenis impor terkontraksi cukup tajam. Nilai impor konsumsi tercatat US$1,42 miliar, turun 17% secara bulanan dan 2,92% secara tahunan.

Secara bulanan, anjloknya impor terjadi karena penurunan impor bawang putih dari Tiongkok, makanan beku dari India, apel Tiongkok, susu dari Selandia Baru, dan anggur segar Tiongkok.

Selanjutnya, impor bahan baku atau penolong nilainya sebesar US$9,93 miliar, anjlok 2,62% secara bulanan dan 6,1% secara tahunan. Penurunan secara bulanan disumbang impor minyak kedelai dari Argentina dan transmisi aparatur Tiongkok.

Kemudian, nilai impor barang modal tercatat US$1,99 miliar, turun tajam 21,23% secara bulanan akibat penurunan impor berbagai jenis mesin dari Tiongkok dan Italia. Nilai impor barang modal turut anjlok 10,72% secara tahunan.

(Redaksi)

Continue Reading

Internasional

Bertemu Ketua KONI Pusat, Bamsoet Apresiasi KONI Pusat Tambah 12 Atlet Balap Motor di PON 2021

Published

on

Spread the love

 

JAKARTA Suarametropolitan.com – Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengungkapkan IMI dan Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat (KONI Pusat) akan bekerjasama menyelenggarakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Motor Bebek, yang direncanakan memperebutkan Piala Presiden Republik Indonesia. Kerjasama tersebut semakin menguatkan IMI dan KONI dalam memajukan olahraga otomotif di Indonesia.

“Kampanye IMI sepanjang 2021-2024 adalah untuk menjadikan Indonesia Juara, Bebas Narkoba, Taat Berlalu Lintas, dan Langit Biru. Karenanya IMI mengapresiasi langkah cepat KONI Pusat mengabulkan permohonan IMI untuk menambah 12 atlet balap (10 atlet balap motocross dan 2 atlet balap motor) yang akan turun dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua pada Oktober 2021. Dengan demikian kuota atlet balap motor dan motocross dalam PON bertambah dari 104 menjadi 116 atlet,” ujar Bamsoet usai bertemu jajaran KONI Pusat, di Jakarta, Selasa (2/3/21).

Jajaran KONI Pusat yang hadir antara lain Ketua Umum Letjen TNI (purn) Marciano Norman, Wakil Ketua Umum Suwarno, dan Sekretaris Jenderal Ade Lukman. Turut hadir para pengurus IMI Pusat, antara lain Ketua Badan Pengawas Jeffrey JP, Sekretaris Jenderal Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Umum Olahraga Motor Sadikin Aksa, Wakil Ketua Umum Olahraga Mobil Ananda Mikola serta Wakil Ketua Umum Mobilitas Rifat Sungkar.

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, penambahan 12 kuota atlet balap dalam PON menunjukan bahwa KONI Pusat bersama IMI memiliki tekad yang sama dalam membina dan meningkatkan prestasi atlet. Kedua belas atlet balap tersebut sebelumnya sudah berlatih keras, bahkan sudah mengikuti pemusatan latihan daerah (Pelatda), sehingga sangat disayangkan apabila mereka tidak bisa berlaga dalam PON.

“Secara keseluruhan, jumlat atlet balap di Indonesia, baik motor maupun mobil, mencapai 435 atlet. Sebanyak 36 diantaranya telah menjadi atlet internasional. IMI bersama KONI Pusat akan bergotong royong melahirkan lebih banyak atlet balap, khususnya agar bisa menembus level internasional. Mengingat jumlah sport clubs Indonesia sangat banyak, mencapai 5.210 sport club. Jika dibina dengan serius, dari sport clubs tersebut seharusnya mampu melahirkan ribuan atlet,” jelas Bamsoet.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI Bidang Hukum & Keamanan ini menerangkan, IMI dan KONI Pusat juga memiliki kesamaan pandangan tentang perlunya kendaraan mobil untuk balap dengan setir di posisi kiri diberikan izin khusus bisa masuk ke Indonesia. Sehingga para atlet balap Indonesia bisa menggunakan kendaraan tersebut untuk berlatih di dalam negeri.

“Berbagai kejuaraan balap mobil internasional selalu menggunakan mobil balap dengan posisi setir di sebelah kiri. Tak heran jika para atlet seringkali kesulitan beradaptasi jika bertanding di luar negeri. Jika mobil balap setir kiri tersebut diizinkan masuk ke Indonesia, para atlet bisa berlatih maksimal, sekaligus bisa mempersembahkan prestasi yang membanggakan untuk Indonesia,” pungkas Bamsoet.

(Redaksi)

Continue Reading

Berita Terpopuler