Palembang, SuaraMetropolitan – Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang tengah mempersiapkan pembukaan Program Studi Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam (S2 KPI). Penyusunan Usulan Instrumen Program Studi Baru (IUPS) dilaksanakan di Ruang Seminar Lantai 4 Fakultas Dakwah dan Komunikasi pada Selasa (30/9/2025).
Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Dr. Achmad Syarifuddin, menyebut pendirian S2 KPI merupakan agenda strategis yang telah tercantum dalam Renstra fakultas. Ia menekankan urgensinya karena hingga saat ini, Sumatera Selatan belum memiliki perguruan tinggi yang membuka jenjang Magister KPI.
“Alumni KPI di Sumsel terpaksa melanjutkan studi ke Jakarta, Sumatera Utara, atau Bandung. Akibatnya, banyak yang beralih ke program studi lain yang kurang relevan. Karena itu, keberadaan program ini sangat mendesak agar alumni dapat melanjutkan studi sesuai bidangnya di Palembang,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Dekan I, Dr. Nurseri Hasnah Nasution, menjelaskan penyusunan kurikulum S2 KPI sudah mencapai 90 persen. Kurikulum tersebut memiliki kekhasan UIN Raden Fatah dengan fokus pada kajian dakwah, media, serta budaya kemelayuan.
“Keunikan program magister ini adalah penekanan pada pengembangan dakwah, media, serta peradaban dan budaya kemelayuan yang menjadi distingsi UIN Raden Fatah,” jelasnya.
Anggota tim penyusun kurikulum, Triska Aulia, M.Pd., menambahkan bahwa rancangan kurikulum dirancang mengacu pada standar internasional agar relevan dengan kebutuhan zaman.
Baca Juga : Satu Visi, Satu Tekad: Up Sebalang Kukuhkan Komitmen Lewat Raker 2025
Dari sisi sumber daya manusia, Wakil Dekan II, Dr. Candra Darmawan, memastikan fakultas telah memiliki dosen berkompeten, mulai dari profesor, doktor, hingga tenaga kependidikan berpengalaman. UIN juga berencana menghadirkan dosen tamu dari luar untuk memperkuat kompetensi akademik.
Selain itu, Mei Sarri, M.Pd., selaku tim penyusun Laporan Evaluasi Diri (LED), menekankan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk dukungan kemitraan dengan PT Wijaya Research Institute dalam memperkuat pembelajaran, penelitian, hingga mutu akademik.
Dekan menutup dengan harapan bahwa S2 KPI tidak hanya menjadi wadah bagi alumni KPI, tetapi juga terbuka bagi lulusan dari bidang lain yang ingin mendalami komunikasi Islam.
“Harapannya, Magister KPI dapat mewadahi aspirasi alumni sekaligus terbuka bagi lulusan S1 dari berbagai disiplin ilmu yang ingin memperdalam bidang komunikasi Islam,” pungkasnya. (MG)







