Connect with us

Fashion

UMKM Sarung Tangan Berkualitas “Armor Camp” Menjelajah Sampai Luar Negri

Published

on

Spread the love

Suarametropolitan.com, Yogyakarta – ( 06 / 01 / 2020 ) Jika Anda Seorang pengendara sepeda motor atau sepeda, mungkin anda menggunakan perlengkapan seperti sarung tangan, masker, Helm, dan perlengkapan lainnya, karna itu adalah pelindung yang bisa membuat kita lebih nyaman ketika berkendara.

Tapi tahukah anda dimana aksesoris
Itu kamu dapatkan? Suarametropolitan.com sempat berbincang kepada Deschino pemilik usaha UMKM “Armor Camp”, pada Senin (6/1/2020).

“Sarung tangan kami berbeda dengan yang lain, karna kami membuatnya dengan bahan bermutu dan berkualitas tinggi, dari harga termurah sampai dengan harga tertinggi,” ujarnya.

“Kami juga menyediakan bermacam – macam perlengkapan lain seperti, tas, jaket, tas pinggang, pelindung kaki, pelindung tangan dan perlengkapan lainnya. Kami juga melayani pesanan partai besar atau kecil, bahkan produk kami menjelajah sampai ke Negeri Sakura (Jepang). Jika mau pesan produk kami hubungi Saya, ya? Di Jalan Nglipar – Wonosari, KM 1 Nglipar, Gunungkidul, a, dan kontak person 081295334869,” Jelas Deschino.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budaya

Waka DPD RI Dukung Penuh Kebijakan Benci Produk Luar Negeri

Published

on

Spread the love

 

JAKARTA Suarametropolitan.com — Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menggaungkan agar masyarakat mulai membenci produk luar negeri, dan beralih mencintai produk dalam negeri. Hal tersebut bertujuan agar penjualan dari produsen lokal bisa meningkat ke depannya.

Orang nomor satu di tanah air ini menegaskan, dengan adanya rasa cinta terhadap produk lokal, akan menempatkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di tempat yang strategis.

Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin menyambut baik gaungan Presiden Jokowi. Menurut senator muda asal Bengkulu ini, masyarakat bisa menjadi konsumen yang loyal untuk produk-produk dalam negeri.

“270 juta jiwa penduduk Indonesia, saya rasa bila semuanya mencintai produk lokal, akan membuat produsen-produsen dalam negeri semakin bergairah. Kualitas produk dalam negeri pun juga mendunia, jadi produk Indonesia sebenarnya mendunia,” ujar Sultan B Najamudin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/3/2021).

Mantan Wakil Gubernur Bengkulu ini juga mendukung strategi Kementerian Perdagangan, yang dimana mall harus menempatkan merek atau brand lokal di depan atau dekat pintu masuk.

Untuk itu, sambung pria yang akrab disapa SBN ini, pemerintah harus bisa menyiapkan aturan yang bisa mendorong para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal lebih mengerti segi permintaan pasar seperti apa agar bisa bersaing dengan merek asing.

“Dengan menghadirkan produk lokal dibagian depan mall-mall, ini merupakan strategi dagang yang cerdas. Sehingga mata para produsen langsung tertuju terhadap produk lokal,” beber Sultan.

“Namun begitu, pemerintah harus memberikan imbauan kepada pengelola mall-mall, agar memberikan tarif sewa yang rendah kepada merek lokal,” sambung Sultan.

Terakhir, senator muda asal Bengkulu ini berharap, dengan adanya strategi tersebut bisa memajukan para pelaku UMKM yang sempat terpuruk dihantam badai pandemi Covid-19 setahun lalu.

“Saya berharap strategi ini berjalan dengan baik, sehingga para UMKM yang tengah berjuang kembali ini bisa menemukan jalan menuju kesuksesan. Ingat, pelaku UMKM ini adalah tulang punggung ekonomi nasional,” harap kader jebolan HIPMI ini.

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai impor Indonesia pada Januari 2021 tercatat US$13,34 miliar, turun 6,49% dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai US$14,27 miliar.

Berdasarkan penggunaan barang, seluruh jenis impor terkontraksi cukup tajam. Nilai impor konsumsi tercatat US$1,42 miliar, turun 17% secara bulanan dan 2,92% secara tahunan.

Secara bulanan, anjloknya impor terjadi karena penurunan impor bawang putih dari Tiongkok, makanan beku dari India, apel Tiongkok, susu dari Selandia Baru, dan anggur segar Tiongkok.

Selanjutnya, impor bahan baku atau penolong nilainya sebesar US$9,93 miliar, anjlok 2,62% secara bulanan dan 6,1% secara tahunan. Penurunan secara bulanan disumbang impor minyak kedelai dari Argentina dan transmisi aparatur Tiongkok.

Kemudian, nilai impor barang modal tercatat US$1,99 miliar, turun tajam 21,23% secara bulanan akibat penurunan impor berbagai jenis mesin dari Tiongkok dan Italia. Nilai impor barang modal turut anjlok 10,72% secara tahunan.

(Redaksi)

Continue Reading

Budaya

Produk UKM Armor Camp Akan Segera Booming Di Indonesia

Published

on

Spread the love

 

Gunungkidul – SuaraMetropolitan.com,
Armorindo MPI merubah dan mampu mendongkrak peringkat ekonomi kerakyatan UKM di salah satu wilayah Gunungkidul khususnya. Pasalnya usaha yang dikelola oleh Mr. Haro ini sudah banyak menyerap tenaga kerja hingga ribuan orang, di berbagai tempat.

“Usaha yang kami kelola ini sudah tiga tahunan dan memang sejak berdiri sudah kami beri brand nama Armor Camp. Tetapi sebagai wadah kami adalah Armorindo MPI,” Papar Mr. Haro ditempat kerja di Kedungpoh, Nglipar, Gunungkidul, Jogjakarta.

Usaha yang berbasic UKM atau UMKM, sudah banyak memproduksi perlengkapan bersepeda atau berkendara seperti sarungtangan, jaket, topi, tas dan peralatan lain seperti pelengkapan pendakian dan camping. Beberapa produk juga Ia bikin seperti tas sekola dan untuk umum, yang mana kesemuanya itu untuk memenuhi permintaan pasar seluruh Indonesia dan akan segera louncing menuju pasar luar negri.

Dalam posisinya sebagai penggiat UMKM, Mr. Haro akan terus berupaya dan mempertahankan kwalitas hasil produk supaya mampu bersaing dipasaran. Pasalnya proses pengerjaanya sudah memakai mesin – mesin robot, yang mana dengan hitungan menit bisa menghasilkan produk jadi cenderung lebih banyak, lain halnya bila dikerjakan dengan mesin – mesin pada umumnya.

“Mesin yang kami miliki punya kapasitas produksi besar, jadi akan mempersingkat waktu proses produksinya,” ungkapnya.

Menurutnya, produk dari armor camp ini nantinya akan membuka pasar dunia tentang kualitas, untuk semua produk yang disajikan.

Sumber : Suaradjogja.com
(Spd)

Continue Reading

Bencana

10.000 Masker Dibagikan Ke Pedagang Dua Pasar Tradisional

Published

on

Spread the love

 

Gunungkidul – SuaraMetropolitan.com, (21/04/2020). Tak kurang dari 10.000 unit masker dibagikan untuk mencegah penularan virus corona. Pembagian masker kali ini menyasar dua pasar tradisional yakni di Pasar Paliyan dan Pasar Playen, Selasa (21/4/2020)
.
Bupati Gunungkidul Badingah, Wakil Bupati, Immawan Wahyudi, Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, Pimpinan BPD DIY Cabang Wonosari Plati Soulistyowati, dan seluruh jajaran OPD hadir langsung ditenga para pedagang
.

Sebelum membagikan ribuan masker tersebut Bupati juga menyampaikan sejumlah imbauan terkait upaya mencegah wabah corona agar tak kian meluas di Gunungkidul. Kepada para pedagang dan pengunjung pasar, bupati meminta agar kewaspadaan terhadap paparan virus corona selalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kemi bekerjasama dengan BPD DIY untuk mengajak semua warga masyarakat, termasuk para pedagang dan pengunjung untuk lebih berdisiplin lagi menjaga diri dari infeksi virus Corona,” ucap Badingah
.
Sementara itu, Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan selain membagikan masker ini sekaligus memberikan edukasi terhadap para pedagang dan pembeli yang ada di pasar untuk selalu menggunakan masker

“Masker melindungiku, masker melindungimu. Jadi semua harus menggunakan masker untuk mencegah Covid-19,” kata Endah.
.
Sumber : @endah_ketua_dprd_gk
@endahsubekti_23
#gunungkidul
#dprdgunungkidul
#gunungkidulhandayani
#covi̇d19

Continue Reading

Berita Terpopuler