Sekayu,SuaraMetropolitan – Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba), Kyai Abdur Rohman Husen, mengajak masyarakat menjadikan donor darah sebagai budaya berbagi dan wujud kepedulian terhadap sesama. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan bakti sosial dan donor darah yang diselenggarakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Muba bekerja sama dengan PMI Muba di Pendopoan Wakil Bupati Muba, Senin (29/6/2026).
Kegiatan yang mengusung semangat kemanusiaan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Muba sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Sebagai bentuk penghargaan kepada para pendonor, panitia juga memberikan beras premium seberat 5 kilogram kepada 75 pendonor pertama.
Dalam sambutannya, Wabup menegaskan komitmen Pemkab Muba untuk terus mendukung dan memfasilitasi berbagai kegiatan sosial maupun pelayanan kesehatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca juga: APBD Pemkot Palembang Bocor Sejak 2018, Pelanggaran LPJU Tak Pernah Tersentuh Sanksi
“Kami selalu siap mendukung dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Fasilitas pemerintah ini silakan dimanfaatkan untuk kepentingan pelayanan masyarakat selama tidak berbenturan dengan agenda lainnya. Yang terpenting, seluruh fasilitas daerah harus mampu menghadirkan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Wabup juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran IDI Cabang Muba yang telah menginisiasi kegiatan bakti sosial dan donor darah sebagai bentuk pengabdian profesi kedokteran kepada masyarakat. Menurutnya, donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga aksi kemanusiaan yang mampu memberikan harapan bagi pasien yang sedang berjuang mempertahankan hidup.
“Setetes darah yang kita donor hari ini bisa menjadi penyelamat bagi mereka yang sedang berjuang melawan penyakit. Donor darah adalah bentuk solidaritas, kepedulian, sekaligus amal kemanusiaan yang nilainya sangat besar. Saya mengajak seluruh masyarakat yang memenuhi syarat kesehatan untuk menjadikan donor darah sebagai budaya berbagi kepada sesama,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata. Menurutnya, diperlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari organisasi profesi, rumah sakit, puskesmas, PMI, dunia usaha hingga masyarakat.
“Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita dapat mewujudkan masyarakat Muba yang sehat, kuat, dan sejahtera. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” katanya.
Baca juga: Pimpin Upacara Harganas, Wali Kota Palembang Serukan Keluarga Bijak Gunakan Gawai
Pada kesempatan tersebut, Wabup juga mengingatkan bahwa membantu menyelamatkan satu nyawa merupakan perbuatan yang sangat mulia, baik dari sisi kemanusiaan maupun nilai keagamaan.
“Berikanlah darah dengan tulus dan ikhlas. Bisa jadi darah yang kita sumbangkan hari ini menjadi harapan bagi seseorang untuk tetap bertahan hidup. Membantu menyelamatkan satu jiwa merupakan amal yang sangat besar nilainya di hadapan Allah SWT,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia yang mewakili Ketua IDI Cabang Muba, dr. Ahmad Syaukat, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Muba terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia mengatakan, donor darah merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama yang dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain. Selain donor darah, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan konsultasi kesehatan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemkab Muba yang selalu hadir bersama kami. Donor darah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, karena setetes darah yang didonorkan dapat menyelamatkan nyawa orang lain. Selain donor darah, kami juga menggelar diskusi dan konsultasi kesehatan. Terima kasih pula kepada PMI Kabupaten Muba atas kolaborasi yang telah terjalin dengan baik,” pungkasnya.
Turut hadir mewakili Kepala Dinas Kesehatan Muba, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Lilia Rosa, Wakil Ketua IDI Muba Dr. Agung Wijaya, Wakil Direktur RSUD Muba Dr. Ira yang mewakili Direktur Utama RSUD Muba, para dokter spesialis, tenaga kesehatan, anggota PMI Kabupaten Muba, serta para pendonor darah. (*)








