Indragiri Hilir,SuaraMetropolitan – Seorang warga Desa Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, ditemukan meninggal dunia di perairan Trans Jaya setelah sebelumnya dilaporkan hilang saat melakukan perjalanan seorang diri menggunakan speed boat. Tim SAR Gabungan yang melibatkan TNI AL dari Pos TNI AL (Posal) Tanjung Datuk dikerahkan dalam proses pencarian yang berlangsung selama dua hari.
Korban bernama Alil (45) dilaporkan berangkat dari Tembilahan menuju Mandah pada Rabu (23/7) sekitar pukul 05.00 WIB. Namun, hingga beberapa jam kemudian, keberadaannya tidak diketahui. Situasi mulai mengkhawatirkan ketika seorang warga, Sahrul Afis, melihat sebuah speed boat tanpa awak berputar-putar di perairan Trans Jaya sekitar pukul 08.00 WIB.
“Saya tidak bisa mendekat karena arus cukup kuat, jadi saya hubungi Gian Arisandi, nakhoda pompong, untuk mematikan mesin speed boat dan mengamankannya ke dermaga,” ujar Sahrul, yang juga merupakan nakhoda speed boat penumpang.
Setelah menerima laporan dari keluarga korban, Komandan Posal Tanjung Datuk, Kapten Laut (T) M. Surya Kusumah, segera berkoordinasi dengan Basarnas Tembilahan dan Satpolair Sialang untuk menggelar operasi pencarian. Tim SAR gabungan pun menyisir area perairan Trans Jaya secara intensif.
Upaya pencarian membuahkan hasil pada Kamis pagi (25/7), saat jenazah korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke Puskesmas Sei Piring, Kecamatan Batang Tuaka, untuk proses visum guna mengetahui penyebab pasti korban terjatuh ke sungai.
Baca juga: Korlantas Polri Gelar Sertifikasi Olah TKP, Pastikan Polantas Makin Profesional
Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai, Kolonel Laut (P) Abdul Haris, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim gabungan dalam pencarian tersebut.
“Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh unsur tim SAR gabungan atas dedikasi dan kerja keras dalam misi kemanusiaan ini. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua untuk lebih berhati-hati saat melakukan perjalanan laut,” ungkapnya.
Aksi cepat TNI AL ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar prajurit Jalasena selalu hadir membantu masyarakat dalam menghadapi kesulitan di wilayah maritim. (*)












