Palembang,SuaraMetropolitan – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Ahmad Heryawan, menegaskan bahwa kunjungan kerja Komisi I ke Markas Kodam II/Sriwijaya merupakan bagian dari fungsi pengawasan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3). Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan operasional sekaligus memperkuat kemampuan Kodam II/Sriwijaya sebagai garda terdepan pertahanan di kawasan Sumatera.
“Kunjungan ini merupakan pelaksanaan Pasal 98 ayat (4) huruf f UU MD3, yang memberikan Komisi DPR kewenangan untuk melakukan pengawasan langsung di lapangan. Hal ini sangat penting mengingat posisi Sumatera yang sangat strategis dalam peta geopolitik regional serta perannya sebagai penyangga utama pembangunan nasional,” ujar Ahmad Heryawan saat memimpin pertemuan bersama Pangdam II/Sriwijaya dan jajarannya di Markas Kodam II/Sriwijaya, Palembang, Rabu (28/5/2025).
Ahmad Heryawan menekankan bahwa Kodam II/Sriwijaya memiliki peranan kunci sebagai benteng pertahanan nasional di wilayah Sumatera, yang mencakup lima provinsi yakni Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, dan Lampung. Wilayah ini dikenal dengan karakteristik geografis yang khas, garis pantai yang panjang, sumber daya alam melimpah, serta tantangan keamanan yang beragam.
Baca juga: Komisi I Dorong Pemekaran Kodam di Wilayah Sumatera Bagian Selatan
Baca juga: Lita Machfud Arifin ingatkan Tak Boleh Ada Penahanan Ijazah Siswa di Sekolah Negeri Maupun Swasta
“Sumatera menempati posisi yang sangat strategis karena berbatasan langsung dengan Selat Malaka, yang merupakan pintu gerbang utama Indonesia. Dengan wilayah seluas lebih dari 470 ribu kilometer persegi dan populasi melebihi 58 juta jiwa, pengamanan terhadap infrastruktur vital dan kawasan industri strategis menjadi sangat krusial untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” jelasnya.
Politisi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ini juga menegaskan pentingnya kesiapan Kodam II/Sriwijaya dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut, terutama terkait kontribusi besar Sumatera dalam ketahanan pangan dan energi nasional.
“Kami ingin memastikan Kodam II/Sriwijaya siap secara operasional dalam menjaga keamanan dan pertahanan di Sumatera,” tegas Ahmad Heryawan.
Diharapkan, kunjungan ini akan menghasilkan rekomendasi yang konkret dan dapat diimplementasikan oleh Mabes TNI serta pemerintah pusat guna memperkuat pertahanan nasional di wilayah Sumatera. (*)












