Berita Daerah

Herman Deru Dianugerahi BKN RI sebagai Pelopor Meritokrasi Daerah

×

Herman Deru Dianugerahi BKN RI sebagai Pelopor Meritokrasi Daerah

Sebarkan artikel ini
Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, saat memberikan penghargaan Kepada Gubernur Sumsel Dr. Herman Deru, Rabu (10/9/2025).

Palembang,SuaraMetropolitan – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru kembali menambah deretan prestasinya di tingkat nasional. Kali ini, ia menerima penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia sebagai Pelopor dan Peletak Pondasi Dasar Pembangunan serta Percepatan Meritokrasi Instansi Daerah.

Penghargaan prestisius tersebut diberikan langsung oleh Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., M.H., dalam kegiatan Pembangunan Meritokrasi Instansi Daerah se-Wilayah Kerja Kantor Regional VII BKN yang berlangsung di Hotel Novotel Palembang, Rabu (10/9/2025) pagi.

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya sebuah kehormatan pribadi, melainkan pengakuan nasional terhadap komitmen reformasi birokrasi yang dijalankan Pemprov Sumsel.

Baca juga: Densus 88: Media Sosial Lahan Subur Intoleransi, Mahasiswa Harus Jadi Garda Moderasi

“Pembangunan meritokrasi bukan hanya agenda Sumsel, melainkan agenda bersama. Sinergi dengan BKN dan pemerintah daerah lainnya akan melahirkan aparatur berkualitas, birokrasi kredibel, serta pelayanan publik yang dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Menurut Herman Deru, meritokrasi adalah kunci menempatkan aparatur sesuai kompetensi, integritas, dan potensi yang dimiliki. Dengan begitu, birokrasi tidak lagi bergantung pada kedekatan personal, melainkan berbasis prestasi dan kapabilitas nyata.

Sebagai bentuk implementasi, Pemprov Sumsel telah menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 27 Tahun 2022 tentang Manajemen Talenta, serta menghadirkan inovasi aplikasi SiMantans untuk pemetaan potensi ASN melalui nine box talent. Sistem ini membuat penempatan dan pengembangan karier aparatur menjadi lebih adil, terukur, dan objektif.

Baca juga: Wabup Ogan Ilir Tinjau Persiapan Evaluasi Pelayanan Publik 2025

Herman Deru menambahkan, sejak 2022 hingga 2025 Pemprov Sumsel telah melakukan penilaian kompetensi terhadap 3.801 ASN, mulai dari pejabat struktural hingga fungsional. Hal tersebut menjadi langkah konkret menyiapkan aparatur yang adaptif dalam menghadapi tantangan pembangunan.

Tak lupa, ia juga menyoroti pentingnya perhatian BKN dalam mendistribusikan ASN ke daerah pemekaran baru yang masih sering mengalami kekurangan tenaga aparatur.

Sementara itu, Kepala BKN RI Prof. Zudan memberikan apresiasi atas langkah maju Pemprov Sumsel. Ia menekankan bahwa sistem manajemen talenta yang tengah digencarkan BKN bertujuan memperkuat kualitas aparatur di seluruh Indonesia.

“Jumlah ASN kita mencapai 5,4 juta, sebuah kekuatan besar yang harus dikelola dengan tepat. Manajemen talenta akan menjadikan ASN lebih berdaya guna, bukan sekadar disiplin administratif,” tegasnya.

Acara ini juga ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama antara Kepala BKN RI dengan kepala daerah di wilayah kerja Kantor Regional VII. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur Bangka Belitung, Wakil Gubernur Bengkulu, Sekda Jambi, serta para bupati dan wali kota se-Sumsel.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.