Palembang,SuaraMetropolitan – Hari pertama uji coba sistem satu arah di Jalan AKBP Cek Agus, Palembang, langsung menuai reaksi dari masyarakat. Banyak pengendara mengaku masih bingung dengan perubahan arus lalu lintas, bahkan menilai kebijakan ini belum terlihat efektif mengurai kemacetan.
“Baru pertama hari ini diberlakukan, jujur masih bingung jalurnya. Malah terasa macetnya pindah ke jalan lain,” ujar Rudi, pengendara roda empat yang melintas di kawasan tersebut, Kamis (2/10/2025).
Hal serupa diungkapkan Siti, warga Kelurahan Bukit Sangkal. Ia menilai, meski arus di Jalan AKBP Cek Agus agak lebih lancar, kepadatan justru beralih ke simpang dan jalan sekitar.
“Di jalan utama AKBP Cek Agus agak lancar, tapi di perempatan berikutnya malah ramai dan menumpuk,” katanya.
Baca juga: Ratu Dewa Instruksikan Evaluasi Perbaikan 3.625 Lampu Jalan dalam 15 Hari
Sejumlah pengendara roda dua juga mengeluhkan harus menempuh rute lebih panjang karena adanya rekayasa lalu lintas. “Jadi mutar jauh, waktunya tambah lama,” keluh Dani, seorang pengemudi ojek online.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Agus Supriyanto, menegaskan bahwa sistem satu arah ini masih dalam tahap uji coba dan akan terus dievaluasi.
“Kita mulai uji coba hari ini sejak pukul 06.00 bersama Ditlantas, Satlantas, Dishub Provinsi, dan Dishub Kota Palembang. Dari Simpang Pakri menuju Simpang Patal kita berlakukan satu arah. Hari ini juga langsung kita lakukan analisa dan evaluasi, karena masyarakat banyak yang baru tahu dan wajar kalau ada yang kaget,” jelasnya.
Agus menyebutkan, dari pemantauan awal, terjadi kepadatan di beberapa titik, seperti di simpang Sekip hingga ke arah SMP Negeri 9 dan 10. Kondisi itu, menurutnya, akan menjadi bahan evaluasi bersama.
“Nanti kita lihat, apakah sistem satu arah ini perlu langsung kita balik atau tetap berjalan. Kita pantau kepadatan ini sampai jam berapa, lalu kita analisa dampaknya. Kalau ternyata negatif, tentu akan kita evaluasi. Kalau positif dan membuat arus lebih lancar, maka bisa kita lanjutkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemberlakuan satu arah ini berlaku 24 jam penuh dengan petugas yang siaga di lapangan. Masa uji coba sendiri belum ditentukan batas waktunya karena akan disesuaikan dengan hasil analisa menyeluruh.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Operasional (Wasdalops) Dishub Kota Palembang, Ak Julianzah, mengatakan pihaknya menerjunkan sekitar 30 personel untuk mendukung uji coba ini.
“Sedikitnya 30 personil Dishub kita turunkan di lapangan. Untuk teknis selanjutnya, kami akan berkoordinasi lagi dengan pihak Satlantas dan Dishub Provinsi Sumsel,” terangnya.






