Palembang,SuaraMetropolitan – Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, SIK, MH memimpin langsung upacara kenaikan pangkat personel Polri periode 1 Januari 2026 yang berlangsung di Lapangan Gedung Utama Presisi Mapolda Sumsel, Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, Rabu (31/12/2025).
Upacara kenaikan pangkat tersebut berlangsung khidmat dan tertib, dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polda Sumsel serta seluruh personel Polri yang menerima kenaikan pangkat pada periode ini.
Dalam amanatnya, Kapolda mengajak seluruh peserta upacara untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Kapolda menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan merupakan hak setiap anggota, melainkan bentuk penghargaan institusional yang diberikan melalui penilaian objektif terhadap kinerja, perilaku, moralitas, serta kemampuan manajerial dan kepemimpinan personel.
Baca juga: Ratu Dewa Bongkar Masalah Lama: Program Ada, Warga Tak Tahu
Pada periode kenaikan pangkat kali ini, sebanyak 1.657 personel Polri dinyatakan naik pangkat. Jumlah tersebut terdiri dari 99 personel perwira, 310 bintara, 34 tamtama, serta 22 PNS Polri. Dari total tersebut, 465 personel mengikuti upacara di Mapolda Sumsel, sedangkan 1.192 personel lainnya melaksanakan upacara di Polres jajaran, yang terdiri dari 197 perwira, 974 bintara, dan 21 PNS.
Kapolda menekankan bahwa kenaikan pangkat harus dijadikan sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri, mengingat semakin tinggi pangkat yang disandang, maka semakin besar pula beban tugas dan tanggung jawab yang melekat. Ia mengingatkan agar kenaikan pangkat tidak dipandang sebagai rutinitas administratif semata.
“Pangkat baru harus menjadi pengingat bahwa setiap langkah, keputusan, dan tindakan harus mencerminkan nilai-nilai kehormatan seorang Bhayangkara,” ujarnya.
Baca juga: Sumsel Kunci Jalan Umum bagi Angkutan Batubara per 1 Januari 2026
Lebih lanjut, Kapolda juga menyoroti tantangan tugas Polri di wilayah Sumsel yang memiliki karakteristik tersendiri, termasuk dinamika wilayah perbatasan, mobilitas masyarakat, keberagaman sosial budaya, hingga kondisi geografis. Situasi tersebut menuntut kesiapan fisik dan mental yang kuat dari setiap personel Polda Sumsel.
“Pangkat adalah kehormatan. Kehormatan harus dijaga dengan perilaku, profesionalisme, dan komitmen untuk mengabdi sepenuh hati. Jadikan setiap detik tugas sebagai ibadah, sebagai pengabdian kepada bangsa dan negara, serta bakti kepada masyarakat Sumsel,” tegas Kapolda.
Menutup amanatnya, Kapolda Sumsel menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat. Ia berharap amanah baru tersebut dapat mendorong setiap anggota Polri untuk terus menjaga integritas, disiplin, serta menjadi teladan dan semakin dipercaya oleh masyarakat.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan perlindungan kepada kita semua dalam meningkatkan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tutupnya. (*)






