BeritaEkonomi & Bisnis

Gali Potensi Energi Baru Terbarukan, 9 Perusahaan Jerman Jajaki Kerja Sama dengan PLN Nusantara Power

×

Gali Potensi Energi Baru Terbarukan, 9 Perusahaan Jerman Jajaki Kerja Sama dengan PLN Nusantara Power

Sebarkan artikel ini
Foto Aerial PLTS IKN, salah satu proyek unit pembangkit ramah lingkungan yang dibangun untuk mendukung konsep _forest city_ IKN. PLTS IKN dibangun di atas lahan dengan luas 80 hektar dengan 21.600 panel surya yang mampu mereduksi 104 ribu ton CO2e pertahun.

Jakarta,SuaraMetropolitan PLN Nusantara Power Kembali membuka peluang kerja sama dengan berbagai perusahaan asal Jerman di bidang Energi Baru Terbarukan (EBT) yang ada di Indonesia. Setelah sukses membangun dan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Ibu Kota Nusantara (IKN), PLN NP mendapatkan kunjungan langsung oleh 9 (Sembilan) delegasi perusahaan asal Jerman yang diinisiasi oleh German Federal Ministry for Economic Affairs and Climate Action (BMWK) di kantor strategis PLN NP pada Rabu (3/9).

Beberapa perusahaan tersebut melihat peluang kerja sama dan investasi dengan PLN Nusantara Power, subholding PT Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) yang telah berkomitmen untuk memajukan infrastruktur energi nasional dan memainkan peran penting dalam memastikan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan untuk pengembangan IKN, dengan mengintegrasikan sumber energi terbarukan dan teknologi canggih untuk menciptakan sistem energi yang tangguh dan ramah lingkungan.

Baca juga: Gandeng Perusahaan Internasional Asal Tiongkok, PLN Nusantara Power Serius Garap Pembangkit Listrik Tenaga Bayu

Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah saat menyambut delegasi German Federal Ministry for Economic Affairs and Climate Action (BMWK) di Jakarta. PLN NP menjadi subholding PT PLN (Persero) yang terdepan dalam pengembangan EBT di Indonesia.

Direktur Utama PLN NUsantara Power Ruly Firmansyah yang menerima kedatangan delegasi secara langsung menyatakan keterbukaan PLN NP dalam pertukaran informasi dan pengetahuan, serta peluang kerja sama investasi di IKN khususnya proyek-proyek pembangunan energi terbarukan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kedatangan seluruh delegasi dalam agenda kali ini untuk menjelajahi transformasi teknologi di sektor kelistrikan. Kami menyadari peran penting dalam mendukung solusi energi berkelanjutan dan sangat terbuka menjajaki peluang bersinergi khususnya di level internasional”, terang Ruly.

Baca juga: Wahana Tata Nugraha 2024: Kemenhub Beri Penghargaan Pemda dengan Pengelolaan Transportasi yang Baik

Andreas Zötl – Perwakilan dari Federal Ministry of Economics and Climate Protection German saat berkunjung ke kantor strategis PLN Nusantara Power. Kunjungan ini menjadi katalis dalam membuka peluang penjajakan kerja sama dan investasi di bidang Energi Baru Terbarukan.

Andreas Zötl – Federal Ministry of Economics and Climate Protection menyampaikan maksud dan tujuan dari delegasi bersama dengan EKONID (Kamar Dagang Jerman-Indonesia institusi resmi Jerman yang memfasilitasi kepentingan bisnis bilateral antara perusahaan maupun institusi Jerman, pada kunjungan kali ini.

“Kami melihat PLN Nusantara Power sebagai perusahaan yang mumpuni dalam pengembangan EBT di Indonesia. Melalui berbagai proyek EBT dan partnertship internasional, PLN NP telah berhasil mendorong transisi energi menuju energi hijau dan kami mencoba untuk membuka peluang kerja sama dan investasi pada bidang tersebut”, ujar Andreas Zötl.

PLN Nusantara Power sendiri telah berhasil menyelesaikan berbagai proyek pembangkit hijau seperti PLTS Terapung Cirata 192 MWp dan PLTS 50 MW di IKN. PLN NP juga memiliki beberapa proyek hijau yang sedang dalam proses, seperti PLTS Terapung Karangkatas 100 MWp, PLTS Tembesi 35 MWp, Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Tanah Laut 70 MW, dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru 510 MW. (*)

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.