Lubuklinggau,SuaraMetropolitan – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengingatkan seluruh kepala daerah agar tidak menyerah menghadapi tantangan fiskal yang tengah dihadapi banyak daerah akibat pemotongan Transfer ke Daerah (TKD).
Pesan itu disampaikan Gubernur Herman Deru saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuklinggau dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-24 Kota Lubuklinggau, yang digelar di Gedung DPRD Lubuklinggau, Jumat (17/10/2025).
“Jangan jadikan ini alasan untuk berhenti membangun. Kita harus efisien, tapi jangan pernah hemat dalam urusan pembangunan masyarakat. Inilah saatnya kepala daerah diuji ketangguhannya,” tegas Herman Deru.
Menurutnya, peringatan Hari Jadi ke-24 Kota Lubuklinggau bukan hanya sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum penting untuk melakukan introspeksi serta melahirkan inovasi dalam pembangunan agar daerah semakin maju dan mandiri.
“Kita sepakat bahwa ulang tahun kota ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Ini momentum untuk menilai kembali apa yang sudah ditanamkan pemimpin terdahulu, mana yang perlu kita kembangkan, dan apa yang harus diperbaiki agar Lubuklinggau menjadi kota yang lebih baik,” ujarnya.
Baca juga: Semarak HUT ke-24, Lubuk Linggau Gelar Festival Diskon 5–80 Persen
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan semangat gotong royong dalam penyelenggaraan pemerintahan. Herman Deru menyebut, kemajuan daerah hanya bisa dicapai jika seluruh elemen, baik pemerintah, DPRD, maupun masyarakat, memiliki frekuensi dan semangat yang sama dalam menatap masa depan.
“Pemerintahan saat ini pemerintahan kolaboratif. Dibutuhkan silaturahmi dan gotong royong yang kuat. Mari kita samakan langkah dan frekuensi untuk menatap ke depan bersama-sama,” ucapnya.
Lebih lanjut, Gubernur Herman Deru menilai kekompakan antarpihak menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas pembangunan, terutama di tengah tekanan ekonomi dan keterbatasan fiskal.
“Kekompakan adalah modal penting. Membangun tidak bisa sendiri. Harus ada dukungan dan kebersamaan dari semua pihak,” imbuhnya.
Ia juga memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama pemerintah pusat akan terus memberikan dukungan terhadap pembangunan di daerah.
Baca juga: Rehabilitasi di BNN Gratis, Pecandu Tak Perlu Takut Ditangkap
“Provinsi dan pemerintah pusat tidak akan tinggal diam. Kita akan terus memperhatikan geliat pembangunan di daerah agar semakin maju dan berdaya saing,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Lubuklinggau Rachmat Hidayat menyampaikan rasa syukur atas capaian pembangunan kotanya selama 24 tahun terakhir. Ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi daerah terus meningkat, indeks pembangunan manusia naik, dan angka kemiskinan menurun.
Rachmat menambahkan, Pemkot Lubuklinggau kini fokus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi.
“Kita serius dalam meningkatkan pelayanan publik agar masyarakat semakin mudah dan cepat dalam mendapatkan layanan,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumsel yang terus memberikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK).
“Tahun ini kita menerima Rp225 miliar. Semoga tahun depan bisa bertambah,” pungkasnya.






