Palembang,SuaraMetropolitan
Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Qomar berkolaborasi dengan The Wijaya Institute dengan menggelar workshop student preneurs dengan Mahasiswa, Sabtu (18/05/2024).
Pimpinan Ponpes Nurul Qomar KH. Orbit Rupawan,S.Th.I mengatakan Pondok Pesantren Nurul Qomar berbangga dipercaya oleh The Wijaya Institute sebagai tuan rumah dalam kegiatan Pelatihan Student preneurs Mahasiswa se-Kota Palembang.
Dalam sambutannya, Ustadz Orbit menyampaikan terima kasih kepada the Wijaya Institut atas kepercayaan ini.
“Saya berharap agar kegiatan ini dapat terus berlanjut dan dapat juga mengikut-sertakan santri santriwati kelas akhir Pondok Pesantren Nurul Qomar dalam kegiatan seperti ini,”ujarnya.
Dia sangat mendukung kegiatan tersebut karena dapat menanamkan jiwa mandiri dan jiwa kewirausahaan (enterpeneurs) kepada para pemuda dan memotivasi mereka untuk menjadi wirausahawan muda di masa yang akan datang.
Sementara Itu, CEO The Wijaya Institute menjelaskan dilaksanakannya kegiatan ini merupakan bentuk implementasi sejak di launchingnya Dua juta Entrepreneur tahun lalu.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut daripada launching dua juta entrepreneur muda yang kita lakukan yang digagas oleh para mahasiswa dari universitas negeri maupun universitas swasta yang dimulai pada November tahun 2023,”ucapnya.
Hingga saat ini, kata Wijaya sudah mencapai ribuan mahasiswa yang mengikuti berbagai pelatihan yang di gelar salah satunya kegiatan hari ini di berikan pelatihan bagaimana membuat detergen agar di masa depan bisa bermanfaat untuk diri sendiri maupun orang lain.
“Yang mengikuti pelatihan entrepreneur sekitar 1700 orang mahasiswa,Target kita akan terus berkesinambungan menciptakan tenaga kerja yang bagaimana peluangnya untuk mereka berusaha. Pada pelatihan ini untuk memproduksi keterampilan dasar penekanan kita adalah skill export bagaimana para mahasiswa ini ketika mereka dalam usia produktif mereka memproduksi sebuah bentuk yang bisa menghasilkan uang minimal untuk mereka sendiri baik bidang jasa maupun bidang karakter,”Imbuh Dosen UIN Raden Fatah ini.
Menanggapi hal tersebut, salah satu Mahasiswa yang mengikuti Pelatihan Student preneurs Ahmad Yadi dari universitas UIN Raden Fatah mengucapkan terimakasih karena telah memberikan kesempatan yang banyak bukan hanya Ilmu Agama melainkan juga Keterampilan tanpa batas.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Wijaya yang sudah memberikan peluang kepada kami semua kepada mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang terlebih prodi ilmu hadits kami sangat bangga dan senang sekali banyak ilmu yang diberikan sama beliau Pada hari ini khususnya bagaimana membuat sabun,”ujarnya.
Menurutnya, Kegiatan seperti ini patut di contoh juga bagi mahasiswa yang lain, karena kegiatan ini sangat bermanfaat baik saat maupun masa akan datang juga bukan untuk dirinya sendiri melainkan juga bagi orang lain.
“Manfaatnya bagi kami banyak satu untuk membuka cakrawala bahwasanya dalam ilmu hadits bukan saja dipelajari tentang Alquran saja tapi juga melainkan kita ini membuka peluang bagi kita semua untuk menjadi entrepreneur yang sesuai diajarkan oleh Baginda nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam yang diajari.Kami semua insya Allah berupaya Karena ini juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan tapi bukan hanya sebagai karyawan tapi juga mencetak owner owner di setiap daerah,”ulasnya.
Ia berharap dengan adanya kegiatan ini sebagai jalan menambah rezeki bagi diri sendiri maupun ditularkan ke orang lain.
“Harapan kami kami bisa menjadi asbab bagi teman-teman khususnya anak ilmu hadits dan juga bagi teman-teman yang lainnya untuk memberikan pintu rezeki kepada teman-teman semuanya untuk bisa bergabung dan belajar begitu juga bukan hanya belajar saja ruang pada mereka lapangan pekerjaan,”harapnya.