Bali,SuaraMetropolitan – Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin, mendorong peningkatan status Lanud I Gusti Ngurah Rai dari tipe B menjadi tipe A. Usulan tersebut dinilai penting untuk memperkuat sistem pertahanan nasional sekaligus menjaga peran strategis Lanud yang berada di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Dorongan tersebut disampaikan Nurul Arifin saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI ke Lanud I Gusti Ngurah Rai di Badung, Bali, Kamis (26/6/2026). Menurutnya, pangkalan udara tersebut memiliki posisi yang sangat strategis karena beririsan langsung dengan bandara internasional dan melayani penerbangan komersial.
“Tadi kita melihat bahwa (Lanud) I Gusti Ngurah Rai ini sebetulnya lanudnya sangat memiliki peranan sangat penting begitu. Karena satu berada di posisi yang strategis, kemudian juga beririsan dengan bandara internasional dan komersial,” ujar Nurul Arifin.
Baca juga: Danlanud Baru Temui Herman Deru, Sinergi TNI AU dan Pemprov Sumsel Kian Diperkuat
Politisi Fraksi Partai Golkar itu menyoroti status Lanud I Gusti Ngurah Rai yang masih bertipe B sejak 2012. Menurutnya, kondisi tersebut sudah saatnya dievaluasi mengingat status pangkalan udara berkaitan erat dengan sistem pendukung pertahanan, termasuk aspek penganggaran.
“Kita menginginkan bahwa Lanud ini naik ke peringkat menjadi standar A begitu ya, tidak B lagi. Karena ini penting terkait dengan suatu sistem, begitu,” tegasnya.
Selain mendorong peningkatan status, Nurul juga mengingatkan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kesiapan Lanud I Gusti Ngurah Rai. Menurutnya, kolaborasi perlu mencakup penguatan sumber daya manusia, pelestarian lingkungan, pemanfaatan teknologi, hingga dukungan masyarakat sekitar demi menjaga fungsi strategis pangkalan udara tersebut.
“Ada kolaborasi bagaimana menjaga Lanud I Gusti Ngurah Rai ini, tetap merepresentasikan sebagai bandara internasional yang tidak hanya untuk komersil, tapi juga untuk tamu-tamu kenegaraan dan dalam posisi hubungan diplomasi dengan negara-negara lainnya,” imbuhnya. (*)









