Pangkalan Balai,SuaraMetropolitan – Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus menunjukkan komitmennya dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya penyediaan air minum. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PDAM Tirta Betuah Kabupaten Banyuasin dan PT Mustika Jimbaran Indah (MJI).
Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Guest House Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Kamis (2/4/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Banyuasin, Askolani, didampingi Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian serta Sekretaris Daerah Banyuasin Erwin Ibrahim.
Dalam arahannya, Bupati Banyuasin menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan bagian dari pelayanan dasar yang harus diprioritaskan oleh pemerintah daerah.
Baca juga: Palembang Susun Arah Pembangunan 2027, Kolaborasi Jadi Kunci
“Air bersih merupakan pelayanan dasar pemerintah, karena menjadi kebutuhan utama masyarakat yang digunakan setiap hari. Oleh karena itu, kita harus bergerak cepat agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi,” ujar Askolani.
Ia juga menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam mendukung implementasi kerja sama tersebut, termasuk membantu mengatasi kendala yang mungkin terjadi selama pelaksanaan di lapangan.
Baca juga: Kolaborasi Pemkot Palembang dan PMII, Hadirkan Akses Bantuan Hukum Lebih Luas
“Mudah-mudahan kerja sama ini dapat segera berjalan. Jika ada hambatan, silakan berkoordinasi dengan kami. Jangan sungkan, karena ini demi kepentingan masyarakat Banyuasin,” tambahnya.
Melalui kerja sama ini, pembangunan sistem penyediaan air minum direncanakan akan difokuskan pada delapan wilayah strategis, yakni Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin I, Banyuasin II, Banyuasin III, Rambutan, Tanjung Lago, Sumber Marga Telang, serta kawasan badan usaha industri di Kabupaten Banyuasin.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Infrastruktur, Ekonomi dan Sumber Daya, para Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Kepala Bagian terkait.






