Berita Daerah

Pandai Besi Tak Sendiri, Pemprov Sumsel Tanggung BPJS demi Keselamatan Kerja

×

Pandai Besi Tak Sendiri, Pemprov Sumsel Tanggung BPJS demi Keselamatan Kerja

Sebarkan artikel ini
Foto bersama saat gubernur Sumsel Herman Deru melakukan Peninjauan Pengerajin Tenun Songket dan Besi, di kabupaten Ogan Ilir.

OGAN ILIR,SuaraMetropolitan – Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap para pekerja sektor informal. Kali ini, kepedulian itu ditujukan kepada para pengrajin besi di Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir.

Dalam kunjungannya ke Desa Limbang Jaya 1 pada Sabtu siang (31/5/2025), usai meninjau aktivitas pengrajin tenun songket, Herman Deru mengumumkan komitmennya untuk menanggung penuh iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh pengrajin besi di wilayah tersebut.

“Profesi pandai besi sangat rawan terhadap kecelakaan kerja. Oleh karena itu, keselamatan mereka harus menjadi perhatian kita semua,” ungkapnya.

Baca juga: Tegas! Kantor Imigrasi Palembang Deportasi 1 Warga Sudan Pelanggar Aturan

Gubernur juga meminta aparat kecamatan dan pemerintah daerah setempat untuk segera mendata para pengrajin besi agar program ini bisa segera direalisasikan.

Ia menegaskan, kebijakan ini diambil bukan tanpa alasan. Menurutnya, membebankan iuran kepada pengrajin yang sebagian besar memiliki kondisi ekonomi terbatas akan menjadi beban tambahan.

Baca juga: Prof Erika: Program Saja Tidak Cukup, Diperlukan Monitoring, Indikator, Evaluasi dan Strategi Pencapaian Target

“Kalau mereka harus bayar sendiri, saya yakin akan berat bagi mereka. Jadi nanti pemerintah yang akan menanggung,” ujarnya.

Langkah ini, menurut Herman Deru, merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah dalam menjamin perlindungan kerja dan kesejahteraan keluarga para pengrajin yang setiap hari bergelut dengan risiko tinggi.

“Keselamatan mereka penting, begitu juga kesejahteraan keluarganya. Maka ini akan segera kita realisasikan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.