Palembang,SuaraMetropolitan – Palang Merah Remaja (PMR) terus menunjukkan eksistensinya sebagai wadah pembinaan generasi muda yang berorientasi pada aksi kemanusiaan. Memasuki usia ke-76 tahun, PMR dinilai tetap relevan dan siap menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan masa kini.
Hal tersebut tergambar dalam peringatan Hari Lahir PMR ke-76 yang digelar melalui apel bersama dan simulasi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) di SMAN 13 Palembang, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan berlangsung khidmat sekaligus meriah, dengan melibatkan anggota PMR yang menunjukkan keterampilan dan kesiapsiagaan dalam memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan.
Ketua PMI Sumatera Selatan, Feby Herman Deru, dalam amanatnya mengingatkan kembali sejarah lahirnya PMR yang berakar dari semangat kemanusiaan sejak Kongres PMI tahun 1950. Menurutnya, selama 76 tahun perjalanan organisasi, PMR telah mengalami berbagai perkembangan dan transformasi.
“Pada tahun 1950 silam diadakan Kongres PMI. Setelah 76 tahun berdiri, PMR telah mengalami berbagai transformasi. PMR bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler biasa, melainkan wadah pembinaan generasi muda melalui Tri Bakti PMR,” tegas Feby.
Baca juga: Besemah Expo XXII Resmi Dibuka, 300 UMKM Ramaikan Pesta Rakyat Pagar Alam
Ia menjelaskan, PMR memiliki peran penting dalam mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan, terutama saat terjadi bencana dan kondisi darurat. Karena itu, anggota PMR dituntut untuk selalu siap menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Feby juga mengajak seluruh pengurus dan anggota PMR untuk terus menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, semangat menolong sesama harus menjadi bagian dari karakter generasi muda.
“Kepada para pengurus dan anggota PMR, teruslah menebar kebaikan. Bantuan dari UIN Raden Fatah pun kami harapkan tidak hanya pada hari ini, tetapi dapat berkelanjutan untuk mendukung program-program kemanusiaan PMI,” ujarnya.
Baca juga: ASN Muba Kini WFH Tiap Jumat, Masyarakat Tetap Bisa Akses Layanan BKPSDM
Sementara itu, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Muhammad Adil, menyampaikan apresiasinya kepada PMI Sumsel yang menjadi salah satu penerima manfaat dana wakaf yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PMI. Harapannya, PMI dapat mengelola dana wakaf ini secara amanah untuk kemaslahatan umat,” katanya.
Peringatan Hari Lahir PMR ke-76 juga diisi dengan kegiatan penanaman bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen generasi muda untuk tidak hanya peduli terhadap sesama manusia, tetapi juga terhadap kelestarian alam.
Melalui momentum peringatan ini, PMR diharapkan terus melahirkan generasi muda yang berkarakter, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, serta siap mengemban misi kemanusiaan kapan pun dan di mana pun dibutuhkan. (*)






