Palembang,SuaraMetropolitan – Pemerintah Kota Palembang terus berupaya meningkatkan kualitas pelaporan kinerja pembangunan daerah. Hal tersebut tercermin dari keikutsertaan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Afrizal Hasyim bersama jajaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Palembang dalam Pelatihan Teknis Pelaporan Indikator Kinerja Prosn pada aplikasi E-Monev Bappenas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dari ruang Lawang Jabo Command Center Pemkot Palembang, Jumat (06/03/2026).
Pelatihan ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas RI dan diikuti oleh seluruh pemerintah daerah provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia.
Baca juga: Sekda Sumsel Pimpin Tim Percepatan, Empat Flyover Perlintasan Kereta di Muara Enim Disiapkan
Melalui kegiatan ini, pemerintah pusat berupaya menyamakan pemahaman pemerintah daerah terkait standar pelaporan, indikator kinerja, serta mekanisme penginputan data pada sistem E-Monev Bappenas. Dengan kesamaan persepsi tersebut, diharapkan proses monitoring dan evaluasi pembangunan dapat berjalan lebih efektif serta terintegrasi.
Dalam sesi pelatihan, tim teknis dari Bappenas memaparkan secara rinci mekanisme pelaporan indikator kinerja, mulai dari tahapan penginputan data, proses validasi, hingga verifikasi dan finalisasi laporan. Para peserta juga mendapatkan panduan teknis terkait tata cara penggunaan aplikasi tersebut.
Selain itu, narasumber menekankan pentingnya ketepatan waktu dan akurasi data dalam penyusunan laporan. Hal ini menjadi faktor penting dalam mendukung proses monitoring dan evaluasi pelaksanaan Prosn di tingkat nasional.
Baca juga: Bawa Berkah Ramadhan, TP PKK Palembang Salurkan Bantuan untuk Warga TPA
Dengan adanya integrasi pelaporan melalui aplikasi E-Monev Bappenas, sinkronisasi data antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan semakin optimal. Ke depan, sistem pelaporan kinerja Prosn juga diharapkan menjadi lebih sistematis, transparan, dan berbasis hasil.
Sekda Kota Palembang, Afrizal Hasyim, menegaskan bahwa keikutsertaan Pemerintah Kota Palembang dalam pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pembangunan daerah.
“Dengan pemahaman yang sama, kita dapat memastikan bahwa setiap laporan kinerja yang disampaikan sesuai standar nasional dan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan yang lebih tepat,” ujarnya. (*)







