Pangkalan Balai,SuaraMetropolitan – Pemerintah Kabupaten Banyuasin menerima audiensi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyuasin dalam rangka membahas pelaksanaan Sensus Tahun 2026 sekaligus pemaparan data indikator makro daerah. Pertemuan berlangsung di Guest House Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Jumat (27/02/2026).
Audiensi tersebut dihadiri langsung Kepala BPS Kabupaten Banyuasin Basuki Rahmat, S.ST., M.Stat., bersama jajaran dan diterima Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH didampingi Staf Ahli Salni Fajar serta Kepala Diskominfo-SP Hj. Ida Bahagia.
Dalam pertemuan itu, BPS memaparkan sejumlah indikator strategis yang menjadi dasar perencanaan pembangunan daerah, di antaranya pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan, tingkat pengangguran, serta berbagai data statistik sektoral lainnya.
Baca juga: Selamat Jalan Pak Ican, Pengabdianmu Jadi Teladan ASN Palembang
Kepala BPS Banyuasin Basuki Rahmat menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banyuasin menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data yang dipaparkan, pertumbuhan ekonomi daerah tercatat sebesar 5,40 persen.
“Angka Pertumbuhan ekonomi kita meningkat dari tahun 2024 sebesar 5.14 persen dan di tahun 2025 meningkat menjadi 5.40%,” ujarnya.
Selain itu, BPS juga memaparkan capaian sektor pertanian Kabupaten Banyuasin. Pada tahun 2025, luas panen mencapai 230.797 hektare dengan produksi sebesar 1.175.418 ton Gabah Kering Giling (GKG). Sementara produksi beras Kabupaten Banyuasin pada tahun yang sama tercatat sebesar 674.989 ton.
Baca juga: Wako Ludi Sambut Festival Ramadhan 2026, Siap Dukung Syiar dan Aksi Berbagi
Menanggapi paparan tersebut, Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH menegaskan pentingnya ketersediaan data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi sebagai landasan dalam penyusunan program prioritas serta evaluasi pembangunan daerah. Ia juga menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Banyuasin terhadap pelaksanaan Sensus 2026 agar berjalan optimal dan menghasilkan data berkualitas.
Bupati Askolani turut menyambut baik capaian pertumbuhan ekonomi yang dinilai mencerminkan ketahanan serta geliat ekonomi masyarakat Banyuasin.
“Pemkab Banyuasin akan terus memperkuat kolaborasi dengan BPS untuk merumuskan kebijakan berbasis data yang akurat dan komprehensif. Semoga upaya bersama ini semakin mempercepat terwujudnya Banjar yang Bangkit, Adil dan Sejahtera Berkelanjutan,” tegasnya.








