Pangkalan Balai,SuaraMetropolitan – Suasana penuh haru dan kekhusyukan menyelimuti pelepasan Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Banyuasin Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., secara resmi melepas keberangkatan para jamaah di Masjid Agung Al-Amir, Senin (4/5), yang turut dihadiri jajaran pejabat daerah, Forkopimda, tokoh agama, serta keluarga jamaah.
Pada musim haji tahun ini, sebanyak 175 CJH diberangkatkan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin, terdiri dari 75 laki-laki dan 100 perempuan. Seluruhnya tergabung dalam Kloter 10 Sumatera Selatan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Netta Indian mengingatkan para jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci serta tidak ragu meminta bantuan kepada petugas apabila mengalami kendala.
“Hari ini kita melepas bapak dan ibu untuk menunaikan ibadah haji. Saya titip pesan, jagalah kesehatan dengan baik. Jika ada keluhan, jangan ragu untuk meminta bantuan atau obat kepada para panitia,” ujar Netta Indian.
Baca juga: Sekda Palembang Ajak ASN Solid, Fokus Dukung Program Pengentasan Banjir
Ia juga menegaskan bahwa ibadah haji membutuhkan kesabaran, keikhlasan, serta kesiapan fisik dan mental agar para jamaah dapat meraih predikat haji yang mabrur dan mabruroh sepulangnya ke tanah air.
“Ibadah haji ini adalah ibadah kesabaran, jalani dengan penuh keikhlasan dan penuh keimanan, sehingga bapak dan ibu dapat meraih haji yang mabrur dan mabruroh ketika setibanya kembali ke indonesia,” tambahnya.
Selain itu, Wakil Bupati turut menitipkan harapan kepada para jamaah untuk mendoakan kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Banyuasin selama berada di Tanah Suci.
Baca juga: Gubernur Herman Deru Dorong KBIH Tampilkan Layanan Unggulan dan Berbeda
“Tolong doakan Kabupaten Banyuasin agar semakin sejahtera, dan kita semua senantiasa diberikan rasa syukur. Sampaikan juga salam kami di Tanah Suci. InsyaAllah, jika Allah berkehendak dan kita memiliki rezeki, kita semua akan dipanggil untuk menunaikan ibadah haji,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), H. Sashadiman Ralibi, S.Ag., M.Si., melaporkan bahwa jamaah tertua tahun ini adalah Marlina yang berusia 86 tahun, sedangkan jamaah termuda, Nuraga, berusia 21 tahun. Ia juga menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan optimal bagi seluruh jamaah, mulai dari proses keberangkatan hingga kepulangan.
“Tahun ini jamaah tertua atas nama Marlina berusia 86 tahun, sedangkan untuk jamaah termuda atas nama Nuraga berusia 21 tahun. Pemerintah Kabupaten Banyuasin memberikan pelayanan terbaik dan siap mengantar keberangkatan serta menyambut kepulangan bapak ibu sekalian. Kami doakan seluruh jamaah dalam keadaan sehat dan dimudahkan dalam melaksanakan ibadah haji,” ungkapnya.
Prosesi pelepasan berlangsung dengan penuh kekhidmatan, diiringi doa bersama demi kelancaran dan keselamatan para jamaah dalam menunaikan rukun Islam kelima. Pemerintah Kabupaten Banyuasin berharap seluruh jamaah dapat kembali dengan selamat serta menyandang predikat haji yang mabrur dan mabruroh. (*)







