Ogan Ilir,SuaraMetropolitan,– Komitmen PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Keramasan melalui Unit Pembangkitan (UP) Indralaya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui penyerahan Bantuan Program Pencegahan Stunting dan Perbaikan Gizi di Posyandu Mandala, Desa Permata Baru, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (30/12/2025).
Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PLN Indonesia Power dalam mendukung agenda pembangunan manusia, khususnya dalam penanganan stunting yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Melalui pendekatan kolaboratif, PLN IP UP Indralaya bersinergi dengan puskesmas, pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta akademisi untuk memastikan intervensi gizi berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Tim CSR PLN Indonesia Power UP Indralaya, Abdul Roni Heryanto, kepada para penerima manfaat. Bantuan yang diberikan meliputi pemberian susu untuk 16 anak setiap bulan selama empat bulan, telur sebanyak 4 kilogram per bulan selama empat bulan, produk nugget jamur tiram dari Srikandi Payakabung, serta pendampingan dan monitoring rutin bersama tenaga kesehatan guna memantau perkembangan status gizi anak.
Kepala Puskesmas Simpang Timbangan, Heri Surapati, SKM, M.Si, menyampaikan bahwa dukungan dari sektor swasta seperti PLN Indonesia Power sangat dibutuhkan dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Menurutnya, keterlibatan PLN IP UP Indralaya memberikan dampak nyata karena tidak hanya memberikan bantuan pangan, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak usia dini.

“Kami sangat mengapresiasi kontribusi PLN UP Indralaya. Program ini membantu memperkuat layanan kesehatan di tingkat desa dan mendukung upaya perbaikan gizi anak secara berkelanjutan,” ujar Heri.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Desa Permata Baru, Resty Handayani, S.Pd., M.Si. Ia menilai sinergi antara pemerintah desa, puskesmas, PLN Indonesia Power sebagai sektor privat, serta akademisi dari FKM Universitas Sriwijaya merupakan langkah strategis dalam menciptakan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kolaborasi ini tidak hanya sebatas pemberian bantuan, tetapi juga mencakup edukasi perbaikan gizi dan pemberdayaan masyarakat. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus berlanjut demi meningkatkan kualitas hidup warga Desa Permata Baru,” kata Resty.
Sementara itu, di tempat terpisah, Manager PLN Indonesia Power UBP Keramasan, Syafi’i, menegaskan bahwa program pencegahan stunting ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan terhadap masyarakat sekitar wilayah operasional.
“PLN Indonesia Power berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Kami berharap program ini dapat membantu menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan,” ungkap Syafi’i.
Melalui pelaksanaan Program Pencegahan Stunting dan Perbaikan Gizi ini, PLN Indonesia Power UBP Keramasan UP Indralaya menegaskan perannya sebagai mitra strategis masyarakat dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Ogan Ilir.(*)











