Connect with us

Kesehatan

12 Macam Makanan Menangkal Virus Corona dengan Meningkatkan Sistem Imun

Published

on

Spread the love
SuaraMetropolitan.com Virus corona semakin luas menyerang wilayah Asia, hingga akhirnya masuk wilayah Indonesia.

Reagen dan berbagai alat di Indonesia pun telah disesuaikan dengan standar WHO demi menjaga kesehatan masyarakat dari virus corona atau novel coronavirus (2019-nCov).

Pihak Kemenkes dan WHO sudah memberi peringatan sejak awal munculnya virus corona, bahwa masyarakat dianjurkan untuk mengonsumsi gizi seimbang, serta perbanyak sayur dan buah.

Berikutmacam makanan menangkal virus corona dengan meningkatkan sistem imundari berbagai sumber.

Rempah-Rempah

1. Jahe

Macam makanan peningkat sistem imun tubuh yang sering dijumpai di dapur, yakni jahe. Hal ini karena jahe memiliki sifat antioksidan dan antiperadangan. Tentunya mampu meningkatkan sistem imun tubuh atau kekebalan, terbukti memiliki senyawa beta-karoten dan capsaicin.

Mulai mengonsumsi jahe dengan menjadikannya campuran dalam secangkir teh hangat, wedang ronde, serta merebus jahe bersama serai dan gula jawa. Pasti memberikan sensai nyaman nan hangat, menyegarkan dan menyehatkan.

Dari segi penangkal virus corona, berasal dari kandungan curcuma yang terdapat pada jahe.

2. Kunyit

Rempah-rempah selanjutnya yang berasal dari Indonesia ialah kunyit ternyata diyakini dapat menangkal virus corona dan meningkatkan sistem imun tubuh.

Akhir-akhir ini seorang Guru Besar Biologi Molekuler, Chaerul Anwar Nidom dari Universitas Airlangga (Unair) menunjukkan hasil penelitiannya dari mengonsumsi sari rempah-rempah.

“Di beberapa tempat saya tawarkan apa yang bisa digunakan untuk menangkal virus corona. Kita bisa mengatasinya dengan mengonsumsi makanan maupun minuman yang mengandung curcuma seperti jahe, kunyit dan temulawak,” ujar Nidom, Selasa (18/2) pada Merdeka.com.

3. Temulawak

Makanan menangkal virus corona dari jenis rempah-rempah lagi, yakni temulawak. Rempah dengan nama ilmiah Curcuma xanthorrhiza Robx. Synm. Curcuma javanica ini, dipercaya karena mengandung kurkumin sekitar

Selain itu, temulawak juga memiliki antioksidan yang baik dalam menjaga sistem imun tubuh. lalu khasiat lainnya, seperti mengatasi mual, membantu proses metabolisme tubuh, dan menambah nafsu makan.

4. Bawang Putih

Bawang putih sudah ribuan tahun dipercaya sebagai tanaman mujarab komposisi obat herbal. Memiliki khasiat antibakteri dan antivirus yang bisa memperkuat sistem imunitas tubuh.

Selain itu, bawang putih juga mengandung antioksidan yang tinggi, fosfor, seng, potassium, dan kalsium. Berbagai senyawa tersebut mampu membantu memperkuat sistem pernapasan dan turut menambah jumlah sel darah putih dalam tubuh.

Senyawa aliicin yang menimbulkan aroma khasnya, ternyata bermanfaat melawan penyakit pilek dan infeksi lainnya.

Mengonsumsi bawang putih mentah sebelum tidur, ampuh membunuh kuman penyebab penyakit, seperti dlu, pilek, batuk, dan radang tenggorokan. Jadikan sebagai obat alami yang memperkuat daya tahan tubuh kita dan keluarga.

Gejala virus corona yang ditandai dengan batuk kering, pilek, serta susah napas, semoga dapat diminimalisir dan dicegah dengan bawang putih.

5. Bawang Bombai

Masih sejenis dengan bawang putih, keduanya berkhasiat meningkatkan imun tubuh. Kandungan citamin, zat besi, fosfor, dan berbagai senyawa lain, mampu mengatasi berbagai macam permasalahan dalam tubuh.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bubuk bawang bombai bisa menjadi peningkat dalam pertumbuhan, parameter hematologi, dan fungsi kekebalan tubuh remaja, oleh R. Akrami, Effects of Dietary Onion (Allium Cepa) Powder On Growth, Innate Immune Response And HematoBiochemical Parameters Of Beluga, Fish & Shellfish Immunology.

Anda bisa mulai konsumsi dengan mencampurkan bawang bombai mentah dalam salad sayur, memasak tumis, sup ayam bawang bombai, dan berbagai makanan lezat berkhasiat lainnya. Bagi Anda yang alergi terhadap bawang, bisa mengonsumsi makanan peningkat sistem imun yang lainnya.

Sayuran

6. Paprika Merah dan Cabai

Macam makanan menangkal virus corona dan meningkatkan sistem imun tubuh selanjutnya dari jenis sayuran, yang pertama ialah paprika dan cabai. Beruntunglah bagi Anda yang menyukai makanan pedas.

Paprika dan cabai juga mengandung banyak vitamin C yang baik bagi tubuh, selama dalam porsi yang tepat. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa paprika merah dan cabai, dua kali lebih banyak kandungan vitamin C daripada buah jeruk.

7. Brokoli

Macam makanan menangkal virus corona dan meningkatkan sistem imun tubuh dari jenis sayuran berikutnya, yakni brokoli. Hal ini dipercaya karena brokoli mengandung banyak vitamin E.

Vitamin E dalam makanan alami bersifat antioksidan, sehingga dapat merangsang sistem kekebalan tubuh, selain vitamin C.

Sebuah riset yang dipublikasikan dalam jurnal Plant Food for Human Nutrition 2010, menunjukkan bahwa makan brokoli terbukti dapat mengurangi stres oksidatif.

Stress oksidatif merupakan kondisi jumlah radikal bebas di tubuh melebihi kapasitas. Akibatnya sel-sel tubuh mengalami oksidasi lebih tinggi dan menimbulkan kerusakan.

Konsumsi sayur brokoli sebagai bentuk usaha meningkatkan sistem imun dan menangkal virus corona. Brokoli juga dipercaya bisa mengobati penyakit saluran pernapasan, seperti ISPA dan asma.

8. Semua Jenis Jamur

Pihak WHO dan Kemenkes telah mengungkapkan mengenai daging yang harus dimasak sampai matang. Bagi Anda yang menyukai makan daging dan sedang menguranginya, bisa menjadikan jamur sebagai alternatif pengganti rasa daging yang nikmat.

Sensasi jamur yang diolah biasanya memberi rasa seperti ayam kecap atau sate daging.
Jamur bersifat antimikroba dan antiviral, serta mengandung potassium. Sehingga jamur sangat baik bagi tubuh, kemudian mampu mengelola cairan tubuh, menjaga keseimbangan tekanan darah, mempercepat metabolisme, dan pastinya menjaga sistem kekebalan tubuh.

Buah-buahan

9. Jeruk, Lemon, dan Kiwi

Ketiga jenis buah seperti lemon, jeruk dan kiwi memiliki kadar vitamin C yang tinggi, sehingga dipercaya menjadi makanan peningkat sistem kekebalan tubuh terbaik.

Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan, mampu menangkal radikal bebas, mencegah penyakit yang berhubungan dengan sistem pernapasan, serta mempercepat penyembuhan terhadap penyakit-penyakit tertentu.

Gejala virus corona yang ditandai dengan sakitnya sistem pernapasan, semoga dapat diminimalisir dengan konsumsi ketiga buah ini.

Mulailah menjadikan ketiga buah ini sebagai asupan tambahan sehari-hari. Bisa dikonsumsi dengan membuat infuse water, campuran salad buah, dan cemilan sambil nonton TV.

10. Pepaya dan Nanas

Makanan yang meningkatkan sistem imun dari jenis buah-buahan berikutnya ialah pepaya dan nanas. Keduanya mengandung vitamin B kompleks dan C yang sangat baik bagi tubuh.

Buah nanas juga bersifat antiperadangan, serta enzim pencernaan yang membantu memecah protein dalam makanan.

Nutrisi Tambahan

11. Kacang Almond

Selain mengonsumsi banyak buah dan sayur, Anda bisa menambah dengan nutrisi dari makanan alami lain. Mengonsumsi kacang almond sebagai cemilan atau tambahan topping pada dessert Anda, akan memberi asupan vitamin C dan E.

Vitamin C dan E dipercaya mampu meningkatkan sistem imun. Konsumsi kacang almond secara rutin bisa mencegah flu dan demam. Makanan peningkat sistem imun tubuh yang gurih dan lezat, sebagai usaha menangkal virus corona.

Bagi Anda yang khawatir dengan susu berlemak dari hewan, dapat mengganti dengan mengonsumsi susu almond dengan khasiatnya yang luar biasa.

12. Madu

Macam makanan menangkal virus corona dan meningkatkan sistem imun tubuh berikutnya, ialah madu. Selain manis di mulut, manis juga khasiatnya. Madu mengandung antioksidan tinggi yang baik dalam meredakan batuk, menjaga tenggorokan tidak kering, dan menghilangkan dahak.

Salah satu gejala virus corona yang disampaikan oleh Kemenkes salah satunya ialah tenggorokan kering hingga batuk-batuk.

Selain itu, madu juga berperan dalam menenangkan sistem saraf, mengatur kadar kolesterol dalam darah, dan menjaga sistem kekebalan tubuh.
(sumber : merdeka.com)

Bencana

Pekan Vaksinasi COVID-19 sebagai Akselerasi Pencapaian Target Vaksin di Sumut

Published

on

Spread the love

 

Medan, Suarametropolitan.com –10 Februari 2021.

“Vaksinasi Massal Provinsi Sumatera Utara ini, merupakan salah satu langkah untuk melaksanakan arahan Menteri Kesehatan dalam percepatan pelaksanaan vaksinasi COVID-19” ungkap Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI, drg. Oscar Primadi, MPH, dalam sambutannya pada Pembukaan Pekan Vaksinasi COVID-19 Prov. Sumatera Utara di Gedung Pendopo Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (10/2).

Hari ini (10/2) tercatat setidaknya sebanyak 2.715 nakes mengikuti vaksinasi COVID-19 massal di Gedung Pendopo (USU), yang sekaligus sebagai tanda pembukaan dari kegiatan Pekan Vaksinasi COVID-19 di Sumut.

Vaksinasi COVID-19 di Sumut sendiri sudah berjalan sejak tanggal 14 Januari 2021. Namun, capaian vaksinasi COVID-19 hingga 8 Februari 2021 kurang menggembirakan, baru lebih kurang 30% dari target 74.000 tenaga kesehatan yang menjadi sasaran vaksinasi.

Pasalnya masih ada tenaga kesehatan (nakes) di Sumut yang ragu untuk di vaksin COVID-19.

“Kalau di tahap satu kemarin, Range gabungan antara yang tidak bisa dan yang masih meragukan sekitar 20% sampai 25%, angka general saat awal, di minggu pertama” ungkap Anggota Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Sumut, Restuti Hidayani Saragih.

Untuk itu, pencanangan pekan vaksinasi COVID-19 di Sumut saat ini menjadi sangat penting, sebagai program percepatan vaksinasi untuk mencapai target nasional.

Disisi lain, drg. Oscar Primadi menambahkan bahwa lambatnya vaksinasi di Sumut dipengaruhi oleh sistem vaksinasi di tahap awal yang belum sempurna. Namun, kendala ini menurutnya telah dikoreksi. Pendaftaran vaksinasi saat ini bisa dilakukan hanya dengan menyerahkan Kartu Tanda Penduduk, atau kartu identitas lainnya.

“Sistem aplikasinya yang dulu membatasi (di Sumut) sekarang sudah terbuka. Untuk itu nakes dimana pun dapat melakukan penyuntikan dimana pun berada” ungkapnya.

Saat ini yang paling penting dilakukan adalah dengan terus mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada tenaga keaehatan akan pentingnya program vaksinasi ini.

“Kita (Kementerian Kesehatan RI) tidak akan melakukan pendekatan _punishment_ kepada nakes yang masih ragu untuk di vaksin, yang harus kita lakukan saat ini adalah terus mendapingi mereka dan berdiskusi agar mau melakukan vaksinasi” pungkasnya.

Terdapat 8 fasilitas kesehatan (faskes) yang menurunkan tenaga vaksinator dan bergabung dalam vaksinasi massal hari ini, yaitu RSUP H. Adam Malik, RS USU dan RS Pirngadi, serta 5 Puskesmas di Kota Medan.

Pekan vaksinasi ini akan dilaksanakan mulai Kamis (11/2) hingga Rabu (17/2) mendatang. Kegiatan ini dicanangkan akibat minimnya jumlah nakes yang telah divaksin.

Turut hadir pada acara, Rektor Universitas Sumatera Utara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota Provinsi Sumatera Utara, Direktur RSUP Adam Malik dan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 Provinsi Sumatera Utara.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id (HY/NI)

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat

drg. Widyawati, MKM

sumber: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20210210/5136958/pekan-vaksinasi-covid-19-sebagai-akselerasi-pencapaian-target-vaksin-di-sumut/

Continue Reading

Bencana

Untuk Membunuh Virus Corona Ketua Umum IDI Luncurkan EMA 004 dan EMA 005

Published

on

Spread the love

 

Yogyakarta, (04/01/2021), Suarametropolitan.com — Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Daeng Muhammad Faqih meluncurkan sebuah produk baru untuk mengatasi virus corona. Peluncuran tersebut berlangsung pada hari Senin, 04 Januari 2021 bertempat di Gedung UC UGM, dalam penjelasannya kepada awak media Daeng mengemukakan bahwa akan selalu mendukung dengan segala upaya untuk bisa mengatasi virus corona termasuk trobosan kreatif teknologi yang dinamakan EMA 004 dan EMA 005.
Seperti diketahui, hingga saat ini belum ditemukan anti virus corona di tengah- tengah pandemi ini termasuk anti virus dan anti bakteri, bahkan vaksin juga baru masuk uji klinis, dan yang paling strategis dilakukan ialah upaya pencegahan, karena kita belum tahu obat penyembuhannya, sehingga kita harus berupaya untuk tidak sakit, papar Daeng.
Dia juga menjelaskan bahwa upaya protokol kesehatan yang dilakukan seperti memakai masker , cuci tangan, jaga jarak serta tinggal dirumah juga merupakan sebuah upaya untuk mencegah menjadi sakit.
Dan saat ini ada inovasi teknologi yang mampu membunuh virus bakteri yang ada di ruangan, dan saat ini memang ada hal yang bisa membunuh virus dan bakteri di dalam ruangan dengan menyemprotkan cairan desinfektan , tetapi hal ini tidak aman jika harus terhirup oleh manusia ,dan inilah juga yang menimbulkan bahaya , dan teknologi yang digunakan dalam alat ini mampu memberikan keamanan bagi manusia yang menghirupnya , inilah salah satu kelebihan produk tersebut, terang Daeng.
Dalam kesempatan yang sama Prof Joko selaku pihak yang membuat produk EMA 004 dan EMA 005, menjelaskan bahwa produk yang diproduksinya ini memakai bahan dasar euclyptus atau yang lebih dikenal dengan istilah minyak kayu utih , yang diyakini mampu membunuh virus dan aman bagi manusia .
Karena pada saat kita berkumpul dan kita menggunakan teknologi ini dipakai maka akan aman bagi manusia , karena sejak dahulu kita akrab dengan bau minyak kayu putih ,dan teknologi ini mampu menjangkau tempat virus berada , misalnya di hidung tenggorokan bahkan perut dan paru paru, dengan di masuknya unsur eucalyptus ini kedalam tubuh kita maka ia akan juga sampai di paru paru , hingga perut sehingga mampu untuk melawan virus yang ada, dan mesin ini akan menyemprotkan cairan halus yang mengandung hal tersebut keseluruh ruangan sehingga ruangan akan menjadi aman bagi orang yang berkumpul didalamnya ,paparnya.
Selanjutnya dia juga menjelaskan bahwa produk yang dibuatnya ini meripakan asli karya anak bangsa , dan juga merupakan bagian dari sebuah upayauntuk membuat roda perekonomian yang dijalani UMKM apat berjalan dengan baik.
Mudah mudahan apa yang
dilakukan ini bisa membantu pemerintah untuk menghadapi virus corona yang memberikan dampak yang luar biasa bagi masyarakat kita . tutupnya.
Acara peluncuran dihadiri dari berbagai kalangan. (Ponijan)

Continue Reading

Budaya

World Tree Day: Relawan BaBe Menggelar Tanam Pohon Serentak

Published

on

Spread the love

 

Mengutip, kabar dari Gunungkidul Pos yang menerangkan bahwa relawan Bambang – Wisnu, menggelar aksi tanam pohon serentak.(red)

PALIYAN – Dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia atau yang sering disebut “World Tree Day” Jaringan Relawan BaBe menggelar kegiatan menanam pohon serentak.

Hal itu selain ikut mengkampanyekan gerakan menanam juga untuk menghormati jasa J Sterling Morton, pecinta alam dari Amerika yang semasa hidupnya gigih mengkampanyekan gerakan menanam pohon.

Kegiatan yang berpusat di Area Telaga Tongtong, Karangasem, Paliyan, tersebut dihadiri langsung oleh Calon Bupati dari PDI Perjuangan Nomor Urut 3 Bambang Wisnu Handoyo. Sebanyak lebih dari 3.000 bibit tanaman Sirsak dan Nangka ditanam di berbagai lahan menyebar ke wilayah masing-masing basis Jaringan Relawan Babe dan lahan warga masyarakat setempat.

“Kurang lebih ada 3.000 bibit tanaman yang kami siapkan semoga bermanfaat,” ujarnya.

Calon Bupati Gunungkidul Nomor Urut 3 Bambang Wisnu Handoyo mengaku terus mendorong kegiatan cinta terhadap tanaman.

“Gerakan menanam wajib dilakukan untuk terus memperhijau wilayah Gunungkidul. Karena dengan banyaknya pohon dapat bermanfaat bagi kehidupan,” ucapnya.

Sementara itu, Salah satu koordinator kegiatan Alex Purwo mengatakan setiap tahun, pada tanggal 21 November menjadi Hari Pohon Sedunia atau “World Tree Day”.
Oleh sebab itu, pihaknya selain mengkampanyekan Bambang Wisnu – Benyamin, tetapi juga mengkampanyekan betapa pentingnya ikut serta menjaga alam dan lingkungan dengan gerakan menanam pohon.

“Teknologi termurah dalam ikut menjaga iklim global adalah pohon ooeh karenanya kami berupaya untuk tetap merawat dan melestarikan budaya menanam pohon,” tegas Alex Purwo, Sabtu (21/11/2020) kemarin

Menurut dia, Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan dari tanggal 21 November untuk memperingati “World Tree Day” sampai dengan pada tanggal 28 November pada Hari Menanam Pohon (HMP) Indonesia.

“Kegiatan ini dikemas berkemanjutan dan kami harap terus menjadi event tahun,” imbuhnya.

Kegiatan gerakan menanam pohon ini diikuti perwakilan dari 48 Komunitas dan Organisasi yang telah bersepakat untuk memenangkan Paslon Nomer urut 3, Bambang Wisnu Handoyo.

Salah satu tokoh pemuda Karangasem, Apriyanto mengatakan, 1 pohon sirsak beliau tanam di area Telaga Tongtong, Karangasem, Paliyan, sebagai tanda dimulainya gerakan menanam pohon di masing-masing wilayah Jaringan Relawan Babe sampai tanggal 28 November 2020.

“Kegiatan ini juga sebagai bentuk kesetiaan semua Jaringan Relawan Babe dalam mendukung dan mengawal pemenangan Bambang Wisnu – Benyamin dan kami harap menjadi memicu kebangkitan untuk terus bersahabat dengan pohon,” ungkap Apriyanto.

Sumber: Gunungkidul Pos

 

Continue Reading

Berita Terpopuler