Palembang,SuaraMetropolitan – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, berencana mengaktifkan kembali Kampung Wisata Al-Munawar melalui berbagai kegiatan, termasuk festival budaya. Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata karena kekayaan sejarah serta kearifan lokal yang masih terjaga.
Hal itu disampaikan Herman Deru saat melakukan peninjauan langsung ke Kampung Wisata Al-Munawar yang berada di Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, Jumat (27/3/2026).
Menurutnya, kampung wisata tersebut perlu kembali dihidupkan dengan menghadirkan kegiatan yang mampu menarik minat wisatawan, seperti festival yang pernah digelar saat awal peluncurannya pada 2016.
Baca juga: Kasus Kredit Bermasalah Bank BRI, 8 Pejabat Pusat Resmi Jadi Tersangka
“Setelah sepuluh tahun lalu, tepatnya pada 2016 saat pertama kali diluncurkan melalui festival, saya melihat Kampung Wisata Al-Munawar perlu disentuh kembali dengan kegiatan ataupun festival,” ujar Herman Deru.
Dalam kunjungan itu, Gubernur juga menemukan sejumlah bangunan di kawasan tersebut yang kondisinya mulai mengalami kerusakan dan membutuhkan perhatian untuk perbaikan.
Baca juga: LKPJ 2025: Ratu Dewa Akui Masih Ada Kekurangan, APBD Capai 92 Persen
Ia pun mengungkapkan telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia sebagai salah satu pihak yang sebelumnya turut menjadi sponsor utama dalam pengembangan kawasan tersebut.
Lebih lanjut, Herman Deru menegaskan bahwa Kampung Al-Munawar merupakan simbol keberagaman di Palembang dan Sumatera Selatan. Ia menyebut kawasan tersebut telah berdiri sejak tahun 1800-an dan hingga kini masih dihuni oleh keturunan yang menjaga adat, tradisi, serta sejarah leluhur.
Sebagai upaya menjaga eksistensinya, Herman Deru langsung menginstruksikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel untuk segera menyusun agenda festival. Bahkan, pelaksanaannya ditargetkan dapat digelar dalam waktu dekat, menjelang Hari Raya Idul Adha.






