Palembang,SuaraMetropolitan – Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang menegaskan bahwa kualitas pendidikan menjadi faktor utama dalam membangun masa depan daerah yang lebih baik. Menurutnya, pendidikan yang bermutu tidak hanya mencerdaskan secara intelektual, tetapi juga mampu mengangkat harkat dan martabat masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat ia bertindak sebagai pembina upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di halaman Kantor Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Senin (4/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Cik Ujang membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. Ia menyampaikan bahwa pendidikan pada dasarnya merupakan proses mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus membentuk watak dan peradaban.
“Pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan potensi manusia sehingga menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, demokratis, serta memiliki kepribadian utama,” ujar Cik Ujang.
Sebagai bagian dari upaya mewujudkan tujuan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam (deep learning) sebagai program prioritas. Pendekatan ini menitikberatkan pada proses belajar yang bermakna dengan fokus pada pengembangan potensi siswa secara menyeluruh.
Baca juga: Menteri Haji Tinjau Langsung Keberangkatan Kloter 9 di Palembang, 435 Jemaah Dilepas ke Tanah Suci
“Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas. Pembelajaran mendalam merupakan ikhtiar untuk mencapai cita ideal pendidikan nasional,” tambahnya.
Untuk memperkuat implementasi tersebut, Kemendikdasmen telah menetapkan sejumlah kebijakan strategis, di antaranya revitalisasi satuan pendidikan dan percepatan digitalisasi pembelajaran sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto.
Disebutkan, hingga 2025 program revitalisasi telah menjangkau 16.167 satuan pendidikan. Sementara itu, penggunaan perangkat Interactive Flat Panel (IFP) dalam digitalisasi pembelajaran telah diterapkan di lebih dari 288 ribu satuan pendidikan.
Selain itu, peningkatan kualitas pendidikan juga didukung melalui pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, serta kesejahteraan guru sebagai faktor kunci dalam menciptakan pembelajaran yang efektif.
Penguatan karakter siswa dilakukan melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, sesuai arahan Presiden melalui budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), sehingga sekolah diharapkan menjadi rumah kedua bagi para peserta didik.
Di sisi lain, peningkatan kualitas pembelajaran turut diperkuat melalui penguatan literasi dan numerasi, serta pengembangan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dan penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Upaya tersebut juga diiringi dengan perluasan akses pendidikan yang lebih inklusif dan fleksibel melalui berbagai skema, seperti sekolah satu atap, pendidikan jarak jauh, komunitas belajar, dan sekolah terbuka.
Upacara Hardiknas 2026 ini dihadiri Sekretaris Daerah Sumsel Dr. H. Edward Candra, para kepala OPD, kepala sekolah, siswa dari berbagai jenjang pendidikan, serta ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Di akhir kegiatan, panitia menyerahkan trofi kepada para pemenang lomba dalam rangka Hardiknas 2026 yang terdiri dari siswa dan guru.








