Palembang,SuaraMetropolitan – Bupati Musi Banyuasin (Muba) HM Toha Tohet, SH menegaskan KONI Muba ke depan tidak cukup hanya memiliki seorang ketua, tetapi membutuhkan pemimpin yang mampu membangun sinergi dan menjadi mitra pemerintah daerah dalam mengembangkan olahraga.
Hal itu disampaikan Toha saat menerima jajaran Pejabat Sementara (Caretaker) Kepengurusan KONI Kabupaten Muba Masa Bakti 2022–2026 di Ruang Rapat Kantor Perwakilan Muba di Palembang, Minggu (27/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Toha menyambut penunjukan Caretaker KONI Muba berdasarkan SK KONI Sumsel tertanggal 20 Agustus 2026.
“Selamat datang dan sukses bertugas kepada Caretaker KONI Muba yang telah ditunjuk sesuai SK KONI Sumsel tertanggal 20 Agustus 2026,” ujar Toha.
Toha mengingatkan agar seluruh tahapan menuju Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta ketentuan organisasi KONI.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak ingin mencampuri proses organisasi. Namun, Ketua KONI Muba yang nantinya terpilih diharapkan benar-benar lahir melalui mekanisme organisasi yang sah dan memiliki legitimasi.
“Proses Raker Kabupaten dan Musorkablub harus tetap sesuai AD/ART serta ketentuan KONI. Pemerintah daerah menilai Ketua KONI terpilih harus lahir melalui proses organisasi yang sah,” katanya.
Toha mengatakan, Kabupaten Muba saat ini mulai mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel XVI di Lubuklinggau pada 2027 mendatang.
Karena itu, keberadaan kepengurusan KONI yang memiliki legitimasi dinilai penting agar persiapan olahraga daerah dapat berjalan dengan baik.
“Kita tidak sedang mencari sekadar Ketua KONI. Kita sedang mencari partner pemerintah daerah untuk membangun ekosistem olahraga Muba,” tegasnya.
Ia berharap pemimpin KONI Muba nantinya mampu merangkul seluruh cabang olahraga, membangun komunikasi yang baik dengan DPRD, bersinergi dengan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar), serta memiliki visi yang sama dalam meningkatkan prestasi atlet Muba.
“Yang kita butuhkan adalah pemimpin yang legitimate, mampu merangkul seluruh cabor, komunikatif dengan DPRD, harmonis dengan Dispopar, dan memiliki visi yang sama untuk meningkatkan prestasi atlet Muba,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Caretaker KONI Kabupaten Muba, Meidi Rafi Andi, mengatakan kedatangan pihaknya untuk memperkenalkan jajaran Caretaker yang telah ditunjuk KONI Sumsel sekaligus melakukan audiensi dengan Bupati Muba.
“Pertemuan hari ini kita memperkenalkan bahwa kita ditunjuk KONI Sumsel sebagai Caretaker KONI Muba. Tugas kita melaksanakan Musorkablub di KONI Muba. Sebelum melaksanakan itu, kita audiensi terlebih dahulu dengan Pak Bupati,” jelas Meidi.
Baca juga: Bangga! Wastra dan Kriya Sumsel Mendominasi Panggung Kriyanusa 2026 di Jakarta
Meidi menjelaskan, berdasarkan SK KONI Sumsel tertanggal 20 Agustus 2026, masa tugas Caretaker berlangsung selama tiga bulan dan berakhir pada 20 November 2026.
“Rencananya Musorkablub akan kita laksanakan pada minggu keempat Oktober,” ungkapnya.
Ia menegaskan pemilihan Ketua Umum KONI Muba perlu segera dilakukan mengingat agenda olahraga daerah yang sudah menanti, khususnya Porprov Sumsel XVI tahun 2027.
“Kita perlu secepatnya memilih Ketua Umum KONI Muba. Karena 2027 kita menghadapi Porprov. Jangan sampai persoalan organisasi ini nantinya mengganggu persiapan Porprov,” katanya.
Untuk memastikan proses berjalan sesuai ketentuan, Caretaker selanjutnya akan membentuk panitia serta tim penjaringan dan penyaringan calon Ketua KONI Muba.
“Nanti kita akan membuka panitia, SC dan OC, termasuk tim penjaringan. Mekanismenya kita mengikuti ketentuan KONI pusat,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut turut hadir mendampingi Bupati Muba HM Toha Tohet SH, di antaranya Kepala Dispopar Dr. Muhammad Fariz SSTP MM, Plt Kadin Kominfo Daud Amri SH, Kabag Umum Rina Dewi Kelana SE MSi, dan Kabag Prokopim Agung Perdana SSTP M.Si.






