Berita Daerah

Gubernur Mahyeldi Rangkul IPIM Untuk Menjadikan Masjid Sebagai Pusat Aktivitas Masyarakat

×

Gubernur Mahyeldi Rangkul IPIM Untuk Menjadikan Masjid Sebagai Pusat Aktivitas Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, memberikan selamat kepada para pengurus IPIM usai Pelantikan, Sabtu (15/02/2025) malam.

Padang,SuaraMetropolitan – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menghadiri kegiatan pelantikan pengurus Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) se-Sumbar sekaligus silaturahmi ormas keagamaan dengan pemerintah yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumbar di Auditorium Gubernuran, Sabtu malam (15/2/2024).

Upaya untuk meningkatkan kapasitas pengurus masjid dan mewujudkan masjid yang ramah, menjadi poin utama yang disampaikan Gubernur dalam sambutannya pada kegiatan tersebut. Menurutnya, mewujudkan kedua hal tersebut menjadi sangat penting dalam rangka menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas positif masyarakat.

“Peningkatan dan keramahan itu tidak hanya dalam segi fisik tapi juga mental,” ujar Gubernur Mahyeldi.

Baca juga: Workshop Komunikasi APLP & A PT Semen Padang, Bahas Tren Media Sosial, Teknologi AI, dan Asta Cita Pemerintah RI

Dikatakannya, sejak beberapa tahun terakhir Pemprov Sumbar sudah mulai menjalankan sejumlah program untuk mewujudkan semangat tersebut. Beberapa contohnya seperti, pengalokasian anggaran hibah sebesar Rp112,56 miliar untuk rumah ibadah, kemudian juga ada pengalokasian anggaran untuk kebutuhan pembiayaan BPJS Marbot masjid, dan pelatihan mubaliq dan guru TPA/TPQ.

“Program itu, ada yang sudah terlaksana dan juga ada yang masih dalam tahap persiapan,” ucap Mahyeldi.

Ia menilai, dukungan penuh IPIM dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) beserta Kemenag sangat diperlukan untuk mendukung harapan tersebut. Dengan sinergitas seluruh pihak, semangat untuk menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas masyarakat diyakini akan dapat diwujudkan lebih cepat.

Baca juga: Dipotong Hampir 50 Persen Imbas Efisiensi, Kementerian PPPA Tak Miliki Anggaran Pendampingan Perempuan dan Anak

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Agama, Farid F. Saenong yang hadir mewakili menteri dalam kegiatan tersebut mengatakan kendati tengah menghadapi tantangan efesiensi anggaran, Kemenag tetap berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan program bersifat pelayanan keagamaan.

“Pak Menteri berkomitmen akan menjaga keberlanjutan program yang bersifat pelayanan, termasuk pembinaan terhadap imam masjid. Efesiensi anggaran tidak menjadi masalah, kita harus bisa beradaptasi,” katanya.

Ditengah berbagai keterbatasan itu, pihaknya mengajak semua pihak memperkuat sinergitas satu sama lain. Setiap program harus terukur, efektif dan efesien, mulai dari tahap perencanaan sampai pelaksanaan. (Ril/Psm01)

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.