Palembang,SuaraMetropolitan – Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus mendorong percepatan penyusunan Laporan Program Strategis Nasional (ProSN) melalui rapat koordinasi yang digelar di Hotel Airish, Ruang Orchid Lantai 2, Palembang, Minggu (29/03/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU, ASEAN Eng., didampingi Asisten III Kabupaten Banyuasin, Ir. Zakirin, S.P., M.M., CGCAE, serta Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Banyuasin, Dr. dr. Hj. Rini Pratiwi, M.Kes., FISQua. Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin yang berperan dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional.
Dalam arahannya, Sekda Banyuasin menegaskan pentingnya peningkatan capaian nilai Monitoring dan Evaluasi Program Strategis Nasional dengan target minimal 80. Ia juga mendorong setiap Perangkat Daerah untuk menghadirkan terobosan dalam pelaksanaan program.
Baca juga: Pemprov Sumsel Pulangkan WNI Terjebak di Kamboja, Gubernur Siap Biayai Usaha Pemuda
“Diperlukan inovasi dari setiap program yang ada di Banyuasin, seperti pada Koperasi Merah Putih. Inovasi tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah dalam penilaian,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Banyuasin menekankan bahwa optimalisasi capaian nilai membutuhkan sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah, sekaligus penguatan data pendukung.
Baca juga: 180 Sertifikat Ditarget Selesai 2026, Pemkot Palembang Perkuat Legalitas Aset Publik
“Kita perlu memastikan setiap OPD memiliki inovasi yang jelas serta implementasinya berjalan dengan baik. Apabila belum tersedia, maka perlu disusun secara terpisah sebagai bagian dari penguatan laporan,” jelasnya.
Hingga menjelang waktu maghrib, capaian nilai Monitoring dan Evaluasi Program Strategis Nasional Kabupaten Banyuasin telah menyentuh angka 80. Nilai tersebut mencerminkan pelaksanaan sejumlah program prioritas, di antaranya penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, layanan kesehatan untuk semua, peningkatan akses pendidikan, serta pertumbuhan ekonomi daerah.







