Berita Daerah

Korban Asap Palembang Dibantu 5 Ton Beras Sumbangan ASN, Bagaimana Peran Dinsos dan BAZNAS?

×

Korban Asap Palembang Dibantu 5 Ton Beras Sumbangan ASN, Bagaimana Peran Dinsos dan BAZNAS?

Sebarkan artikel ini
Kantor Wali kota Palembang.

Palembang,SuaraMetropolitan – Masyarakat terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palembang mendapat bantuan beras sebanyak 5 ton yang dihimpun melalui inisiatif Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang.

Di tengah upaya membantu masyarakat tersebut, peran Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palembang turut menjadi perhatian, terutama terkait pendataan warga penerima bantuan, penyaluran bantuan, serta langkah lanjutan untuk menangani dampak kabut asap terhadap masyarakat miskin dan kelompok rentan.

Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, Edison, mengatakan pendataan warga terdampak yang menjadi sasaran bantuan masih berlangsung melalui para lurah. Pendataan tersebut secara khusus menyasar masyarakat miskin dan rentan.

“Jadi itukan datanya nanti sekarang lagi pendataan melalui camat dan lurah pendataan bagi mereka yang terdampak itu khusus untuk masyarakat miskin dan rentan,” kata Edison, saat di konfirmasi SuaraMetropolitan, Selasa (13/10/2026).

Baca juga: Terus Genjot Pajak Daerah, Bapenda Palembang Ungkap Sejumlah Kendala

Ia menjelaskan, bantuan beras tersebut merupakan inisiatif ASN dan PPPK Pemerintah Kota Palembang untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak kabut asap. Dalam pelaksanaannya, Dinas Sosial akan bekerja sama dengan pihak terkait.

“Nanti kerjasama dengan Dinas Sosial dan program ini merupakan inisiatif dari Pegawai Pemkot Palembang ASN dan PPPK kota Palembang menginisiasi itu untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak asap untuk masyarakat miskin dan rentan,” ujarnya.

Namun, penanganan dampak kabut asap tidak hanya berkaitan dengan bantuan pangan. Pendataan penerima, kepastian penyaluran, serta penyusunan program lanjutan juga menjadi bagian penting agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara terarah.

Edison mengatakan, untuk program lainnya, Dinas Sosial masih melakukan penyusunan langkah yang akan dilaksanakan.

Baca juga: Dukung Pengamanan Papua Tengah, Polda Sumsel Berangkatkan 75 Personel Brimob

“Itulah peran Dinas sosial dan yang lain-lain masih kita susun dulu program apa yang akan kita lakukan yang jelas saat ini itulah yang akan kita lakukan dari Pemkot Palembang bantuan dari ASN dan PPPK yang ada di kota Palembang,” tuturnya.

Sementara itu, peran BAZNAS Kota Palembang dalam penanganan warga terdampak juga perlu diperjelas, khususnya terkait kemungkinan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam pendataan maupun penyaluran bantuan.

Ketua BAZNAS Kota Palembang, M. Ridwan Nawani, saat dimintai konfirmasi mengenai hal tersebut menyampaikan bahwa dirinya sedang mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Jakarta.

“Kami saat ini lagi rakornas di jakarta. Nanti kami jawab di waktu yang senggang,” tulis Ridwan melalui pesan singkat.

Hingga berita ini disusun, tanggapan substantif dari Ketua BAZNAS Kota Palembang mengenai keterlibatan lembaganya dalam program bantuan beras tersebut belum diperoleh.

Tinggalkan Balasan