Berita Daerah

KPPU Temukan Beras 10 Kg Tembus Rp156 Ribu, Disdag Palembang: Kami Tidak Menemukan Harga Segitu

×

KPPU Temukan Beras 10 Kg Tembus Rp156 Ribu, Disdag Palembang: Kami Tidak Menemukan Harga Segitu

Sebarkan artikel ini
Foto Ilustrasi.

Palembang,SuaraMetropolitan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menemukan harga beras di sejumlah ritel di Sumatera Selatan mencapai Rp156 ribu untuk kemasan 10 kilogram. Namun, temuan tersebut tidak ditemukan dalam pemantauan Dinas Perdagangan Kota Palembang.

Kepala Bidang Stabilisasi dan Sarana Distribusi Perdagangan (SSDP), Dinas Perdagangan Kota Palembang,  Elsa Noviani, S.H., M.Si., mengatakan keterbatasan pasokan memang terjadi untuk beras kemasan 5 kilogram, khususnya beras premium.

Sementara itu, untuk beras Bulog jenis Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), ketersediaannya disebut masih berjalan seperti biasa.

“Stok beras di pasar ritel 5 kilogram saat ini terbatas pasokan khususnya beras premium tetapi utk beras Bulog (SPHP) tetap tersedia seperti biasa,” kata Elsa dalam keterangannya kepada  SuaraMetropolitan Rabu, (26/8/2026).

Terkait temuan harga beras Rp156 ribu per 10 kilogram, Elsa menegaskan bahwa pihaknya tidak menemukan harga tersebut berdasarkan pemantauan Dinas Perdagangan Kota Palembang.

Baca juga: Stok Beras 5 Kg Langka, Harga Kemasan 10 Kg di Sumsel Capai Rp156 Ribu

“Berdasar pantauan harga Dinas Perdagangan tidak menemukan harga Rp.156 ribu per 10 kilogram, karena rata-rata beras premium dijual dengan harga 14.900 kilogram sesuai HET,” ujarnya.

Menurut Elsa, keterbatasan pasokan beras premium tersebut dipengaruhi sejumlah faktor. Di antaranya kenaikan harga gabah dan meningkatnya harga kemasan plastik.

“Penyebabnya antara lain, kenaikan harga gabah dan kenaikan kemasan plastik salah satu faktor sementara pabrik belum memproduksi beras premium,” katanya.

Terkait persoalan distribusi yang sebelumnya menjadi perhatian KPPU, Elsa menyebut kondisi tersebut tidak ditemukan di Kota Palembang.

“Untuk kota Palembang tidak ditemukan hal tersebut,” ujarnya.

Baca juga: Deteksi Dini TB Dipercepat, Palembang Integrasikan Skrining ke Program Cek Kesehatan Gratis

Untuk menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga, Pemerintah Kota Palembang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bekerja sama dengan Bulog mengadakan Operasi Pasar maupun Pasar Murah di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Selain itu, Dinas Perdagangan melakukan monitoring harga secara langsung di pasar tradisional maupun modern.

Pengawasan juga dilakukan bersama Tim Satgas Pangan dengan melakukan pengecekan langsung di tingkat produsen maupun distributor.

Sebelumnya, KPPU melalui Kantor Wilayah II tengah mendalami kenaikan harga dan keterbatasan pasokan beras di sejumlah ritel di Sumatera Selatan.

Baca juga: 81 Pejabat Dilantik, Ratu Dewa Soroti Dishub hingga “Staf Makan Gratis” di Bapenda

Dalam pemantauan awal pada Agustus 2026, KPPU menemukan adanya keterbatasan stok beras pada ritel modern dan tradisional, khususnya kemasan 5 kilogram. Sejumlah toko dan ritel menerangkan bahwa pasokan beras kemasan 5 kilogram sudah tidak tersedia dari distributor.

KPPU juga mendapati kenaikan harga beras di tingkat ritel yang mencapai Rp156 ribu untuk kemasan 10 kilogram. Harga tersebut berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp14.900 per kilogram.

KPPU mencermati tingginya harga Gabah Kering Panen (GKP) yang mencapai Rp7.700 per kilogram, sementara Harga Pembelian Pemerintah (HPP) ditetapkan Rp6.500 per kilogram. Selain itu, keterbatasan stok gabah dan meningkatnya biaya pengemasan juga disebut menjadi faktor yang memengaruhi kenaikan harga serta keterbatasan stok beras di tingkat ritel.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel Henny Yulianti, S.IP., M.M., belum memberikan tanggapan terkait temuan KPPU tersebut. Konfirmasi telah disampaikan melalui pesan singkat dan diketahui telah dibaca, namun hingga berita ini diturunkan belum ada respons maupun penjelasan yang diberikan.

Konfirmasi dilakukan untuk memperoleh penjelasan mengenai kondisi harga dan pasokan beras di tingkat Provinsi Sumatera Selatan serta langkah yang disiapkan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.