Berita Daerah

Pagar Alam Dorong Bawang Putih Jadi Penggerak Ekonomi

×

Pagar Alam Dorong Bawang Putih Jadi Penggerak Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Foto bersama di sela-sela penanaman bawang putih secara serentak yang dilaksanakan di lahan milik Pemkot Pagar Alam, di samping Kantor Satpol-PP Kota Pagar Alam, Rabu (19/08/2026). 

Pagar Alam,SuaraMetropolitan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam bersama Polres Pagar Alam terus mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Pemerintah Pusat. Salah satunya melalui penanaman bawang putih secara serentak yang dilaksanakan di lahan milik Pemkot Pagar Alam, di samping Kantor Satpol-PP Kota Pagar Alam, Rabu (19/08/2026).

Penanaman bawang putih tersebut menjadi bagian dari gerakan serentak yang dilaksanakan di seluruh Indonesia. Kegiatan ini diikuti 17 provinsi secara virtual bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dengan pelaksanaan di lahan masing-masing daerah.

Untuk Provinsi Sumatera Selatan, Kota Pagar Alam menjadi salah satu lokasi yang dipusatkan dalam kegiatan penanaman tersebut.

Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah mengatakan, pengembangan bawang putih di Kota Pagar Alam diharapkan tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat ke depan.

Baca juga: Lantik 446 PNS Baru Banyuasin, Askolani Dorong Kerja Keras dan Inovatif

Menurutnya, komoditas tersebut memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan petani sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya UMKM melalui pengolahan hasil pertanian.

“Yang pertama menumbuhkan penghasilan tambahan petani, menumbuhkan UMKM, diluar dari bibit, diluar dari pasar, kita himpun mungkin bisa jadi sambal bawang putih, sambal bawang merah, kan bisa menambah industri rumah tangga,” sampainya.

Ludi juga mengungkapkan bahwa Kota Pagar Alam telah dipilih sebagai salah satu kota sentra hilirisasi kopi di Indonesia. Sejalan dengan hal tersebut, dalam waktu dekat Menteri Koperasi dan UMKM dijadwalkan akan datang ke Kota Pagar Alam.

Baca juga: Launching Dulu, PBG Menyusul? Pemkab Ogan Ilir dan Manajemen Indomaret Disorot

Ia berharap pengembangan berbagai komoditas pertanian di Kota Pagar Alam nantinya tidak berhenti pada sektor produksi, tetapi dapat dikembangkan hingga tahap hilirisasi sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Program swasembada bawang putih tersebut sendiri bertujuan memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bawang putih yang saat ini masih mencapai lebih dari 90 persen.

Selain itu, program ini diarahkan untuk memberikan perlindungan kepada petani melalui kepastian usaha dan kestabilan harga pasar. Pengembangan bawang putih juga diharapkan mampu membangun ekosistem dari sektor hulu hingga hilir serta meningkatkan perekonomian daerah.

Dengan demikian, penanaman bawang putih di Pagar Alam tidak hanya menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan pangan nasional, tetapi juga diharapkan berkembang menjadi peluang ekonomi baru bagi petani, UMKM, dan masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.