Berita Daerah

Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri, Pemkab Banyuasin Hadirkan Pasar Murah di Empat Kecamatan

×

Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri, Pemkab Banyuasin Hadirkan Pasar Murah di Empat Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, meninjau langsung pasar murah di Desa Telang Sari, Kecamatan Tanjung Lago, Kamis (26/2/2026).

Tanjung Lago,SuaraMetropolitan Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus berupaya menekan laju inflasi menjelang Idul Fitri dengan menggelar Operasi Pasar Murah dan Pelayanan Terpadu selama bulan suci Ramadan. Kegiatan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Operasi pasar murah kali ini dilaksanakan di Desa Telang Sari, Kecamatan Tanjung Lago, dan ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, S.P., Kamis (26/02/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menyambangi setiap stan penjualan untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Antusiasme warga terlihat jelas sejak kegiatan dimulai. Program ini tidak hanya bertujuan menekan lonjakan harga yang kerap terjadi saat hari besar keagamaan, tetapi juga memastikan stok pangan tetap tersedia dan aman di seluruh wilayah Kabupaten Banyuasin.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Banyuasin, Adam Ibrahim, SE M.Si, menegaskan bahwa operasi pasar murah tidak hanya digelar di satu titik. “Kami akan menggelar operasi pasar murah ini di empat lokasi berbeda di berbagai kecamatan selama bulan Ramadan,” ujarnya.

Baca juga: Bandara SMB II Palembang Ukir Prestasi Global, Sabet 3 Award Bergengsi Asia-Pasifik

Dalam operasi pasar tersebut, sejumlah komoditas dijual dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Bawang merah dan bawang putih dijual Rp8.000 per seperempat kilogram, sementara harga pasaran saat ini berkisar Rp10.000 hingga Rp12.000 per seperempat kilogram.

Cabai merah keriting ditawarkan Rp7.000 per seperempat kilogram, jauh lebih murah dibanding harga pasar umum yang mencapai Rp15.000 hingga Rp18.000 per seperempat kilogram. Selain itu, telur ayam dijual Rp26.000 per kilogram, sedangkan harga di pasaran berada di angka Rp29.000 per kilogram.

Melalui inisiatif ini, pemerintah berharap beban pengeluaran rumah tangga masyarakat dapat berkurang sehingga umat Muslim dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran terhadap kenaikan harga bahan pangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Dinas Sosial Salni Fajar, S.Ag., M.H.I., Kepala Dinas DTPH Sarip, S.P., M.M., Kepala DKP Banyuasin Ir. Masita Liana, SP, serta Camat Tanjung Lago Joni Gunawan, S.Sos., M.M.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.