Banyuasin,SuaraMetropolitan – Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus mendorong modernisasi sektor pertanian melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk meningkatkan efisiensi serta produktivitas petani.
Upaya tersebut terlihat saat Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., meninjau langsung pengolahan lahan pertanian di Kecamatan Air Salek, Sabtu (29/08/2026).
Dalam peninjauan itu, Wabup Netta melihat secara langsung proses pengolahan lahan sekaligus mencoba mengoperasikan traktor roda empat yang dilengkapi implement rotavator.
Baca juga: Karhutla Sumsel Tak Lagi Ditoleransi, Imbauan Berakhir, Penegakan Hukum Dimulai
Pemanfaatan mekanisasi pertanian dinilai dapat membantu mempercepat proses pengolahan lahan, mengurangi beban kerja petani, serta meningkatkan efisiensi dalam kegiatan pertanian. Langkah tersebut diharapkan turut mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Kecamatan Air Salek.
Tak hanya meninjau lahan, Wabup Netta juga menyempatkan diri melihat aktivitas bengkel pertanian milik masyarakat. Ia mengapresiasi keterampilan pemilik bengkel yang mampu mengembangkan usaha berbasis keahlian mekanik sekaligus mewariskan keterampilan tersebut kepada generasi berikutnya.
Baca juga: Wisuda 121 Mahasiswa UNILED, Sekda Pagar Alam: IPK Saja Tak Cukup Hadapi Era AI
Menurut Netta, keterampilan dan pengetahuan menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha, karena tidak mudah diperoleh hanya dengan memiliki bahan atau peralatan.
“Yang mahal itu ilmunya. Nah, itu yang enggak bisa ditiru. Kalau bahan-bahan semuanya ada,” ujar Wabup Netta.
Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Banyuasin, Sarip, S.P., M.M., Plt. Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin, dr. Indah Deryane, M.Kes., Plt. Sekdin Kominfo-SP, Gusti Bakarudin, S.Kom., Camat Air Salek, Mulyadi, S.Sos., M.Si., unsur Forkopimcam Air Salek, serta para kepala desa dan tokoh masyarakat.






