Berita Daerah

Warga SU I 10 Ulu Resah, Minta Pemkot Palembang Segera Tindak Kasus DBD

×

Warga SU I 10 Ulu Resah, Minta Pemkot Palembang Segera Tindak Kasus DBD

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi petugas melakukan Fogging.

Palembang,SuaraMetropolitan – Warga di kawasan SU I 10 Ulu mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap meningkatnya kasus dugaan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Mereka berharap Pemerintah Kota Palembang segera mengambil langkah cepat guna mencegah bertambahnya korban.

Salah satu warga, Mada, mengaku kehilangan anggota keluarganya M. Ramadhan (13) laki-laki, beralamat di RT 30, RW 006, kelurahan 9/10 ulu yang diduga meninggal akibat DBD. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa malam di RS Hermina.

“Kopanakan saya meninggal semalam di RS Hermina, kami menduga bahwa itu DBD,” kata Mada saat ditemui, SuaraMetropolitan Rabu (25/03/2026).

Ia menjelaskan, dugaan tersebut muncul karena sebelumnya anaknya juga mengalami gejala serupa.

Baca juga: Sekda Palembang Pastikan Layanan Rumah Aspirasi Tetap Optimal di Tengah WFA Pasca Lebaran

“Kami menduga DBD, sebab sebelumnya anak saya juga memiliki ciri-ciri yang sama sebelum meninggal,” ujarnya.

Mada pun berharap pemerintah segera melakukan langkah pencegahan, termasuk fogging di lingkungan tempat tinggal mereka agar penyebaran penyakit dapat ditekan.

Senada dengan itu, warga lainnya, Diki, juga meminta adanya perhatian lebih dari pemerintah, khususnya dalam upaya pencegahan agar tidak ada lagi korban jiwa.

“Kami berharap ada perhatian lebih, terutama untuk pencegahan. Jangan sampai ada korban lagi,” ujar Diki.

Baca juga: Isu Open House Bupati Empat Lawang di Hotel Arista Dipastikan Hoaks

Menanggapi hal tersebut, Camat SU I, Mukhtiar Hijrun, memastikan pihaknya akan segera mengambil tindakan dengan melakukan fogging di wilayah terdampak.

“Besok saya instruksikan di lima kelurahan untuk melakukan fogging mengatasi nyamuk DBD,” ucapnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan fogging akan melibatkan tiga puskesmas setempat guna mempercepat penanganan.

“Kami bekerja sama dengan tiga puskesmas. Kalau pun tidak mencukupi, maka kami akan minta bantuan dari kelurahan lain,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.