Muara Enim,SuaraMetropolitan – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang secara resmi menyerahkan empat mahasiswa untuk mengikuti program magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang terintegrasi dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Bukit Asam, Muara Enim, Sumatera Selatan, Kamis (5/3/2026).
Prosesi penyerahan mahasiswa dipimpin langsung oleh Dekan FDK UIN Raden Fatah, Dr. Achmad Syarifudin, M.A., yang hadir bersama jajaran pimpinan fakultas, di antaranya Wakil Dekan, Kepala Bagian Tata Usaha, serta staf fakultas. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut dari The Wijaya Institute
Adapun mahasiswa yang mengikuti program magang berjumlah empat orang, terdiri dari tiga mahasiswa Program Studi Jurnalistik dan satu mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI).
Kedatangan rombongan FDK UIN Raden Fatah disambut langsung oleh Manajer Umum PT PLN Nusantara Power UP Bukit Asam, Fachmi Wibowo, beserta jajaran manajemen perusahaan.
Dalam sambutannya, Fachmi Wibowo menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh FDK UIN Raden Fatah Palembang kepada PT PLN Nusantara Power sebagai mitra pelaksanaan program magang mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoA) yang telah disepakati sebelumnya pada 25 Februari 2026.
Menurutnya, perusahaan siap mendukung penuh pelaksanaan program MBKM dengan menempatkan mahasiswa sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing, sehingga kegiatan magang dapat menghasilkan pengalaman praktis sekaligus memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Ia menambahkan bahwa mahasiswa dari Program Studi Jurnalistik nantinya akan dilibatkan dalam aktivitas publikasi dan pemberitaan terkait kegiatan perusahaan. Sementara mahasiswa dari Program Studi PMI akan diarahkan untuk berkontribusi dalam kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Selain itu, pihak perusahaan juga telah menyiapkan fasilitas tempat tinggal bagi mahasiswa selama menjalani program magang. Dengan dukungan tersebut diharapkan para peserta dapat beradaptasi dengan cepat dan mampu bekerja sama dengan pegawai maupun mitra perusahaan dalam berbagai kebutuhan komunikasi dan publikasi.
Sementara itu, Dekan FDK UIN Raden Fatah, Dr. Achmad Syarifudin, M.A., menyampaikan bahwa program magang MBKM yang terintegrasi dengan KKN ini merupakan bagian dari upaya membekali mahasiswa dengan pengalaman nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia menegaskan bahwa konsep masyarakat tidak hanya terbatas pada lingkungan pedesaan atau perkotaan, tetapi juga mencakup berbagai komunitas yang berinteraksi dalam sebuah sistem, termasuk komunitas yang terbentuk di lingkungan perusahaan dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Menurutnya, kegiatan KKN bertujuan untuk melatih mahasiswa agar mampu merancang dan melaksanakan program pemberdayaan masyarakat secara nyata. Sebagai perguruan tinggi berbasis keislaman, pendekatan yang digunakan dalam kegiatan tersebut juga akan dikemas melalui perspektif nilai-nilai keagamaan.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan FDK UIN Raden Fatah juga berkesempatan meninjau secara langsung proses pengelolaan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA), yaitu limbah hasil pembakaran batu bara yang diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, seperti paving block, batako, roster, pot bunga, hingga material pagar.
Melalui pelaksanaan program magang ini, diharapkan kerja sama antara perguruan tinggi dan dunia industri dapat terus diperkuat. Selain memberikan pengalaman profesional bagi mahasiswa, sinergi tersebut juga diharapkan mampu melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi praktis dan siap berkontribusi di tengah masyarakat. (*)






