Berita Daerah

224 Karya Tersaring, Herman Deru Apresiasi Lomba Video AI Bertema Ketahanan Pangan

×

224 Karya Tersaring, Herman Deru Apresiasi Lomba Video AI Bertema Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumsel, Herman Deru, saat menyampaikan sambutannya di sela-sela kegiatan.

Palembang,SuaraMetropolitan Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, mengapresiasi tingginya antusiasme mahasiswa dalam lomba video berbasis Artificial Intelligence (AI) yang mengangkat tema ketahanan pangan. Hal ini terlihat dari banyaknya karya yang masuk dalam ajang tersebut.

Ketua pelaksana lomba video AI, Mariana Purba, mengungkapkan bahwa sebanyak 224 karya telah mengikuti tahap awal seleksi. Dari ratusan peserta tersebut, hanya 10 finalis terbaik yang berhasil melaju ke babak akhir setelah melalui proses semifinal yang ketat.

Ia menjelaskan, lomba ini diinisiasi oleh Universitas Sjakhyakirti sebagai bentuk dorongan agar pemanfaatan AI di tengah masyarakat dapat diarahkan ke hal-hal positif. Inisiatif ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pengembangan teknologi AI.

Gubernur Herman Deru yang hadir dalam final lomba tersebut turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, AI merupakan teknologi baru yang memiliki dua sisi, layaknya pisau.

Baca juga: Langkah Baru Palembang, CFN Atmo Padukan Hiburan, Budaya, dan Ekonomi

Jika dimanfaatkan secara tepat, AI akan memberikan manfaat besar, namun jika disalahgunakan dapat menimbulkan dampak negatif. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam penggunaannya, khususnya di kalangan mahasiswa.

Ia juga mendorong para peserta untuk menghasilkan karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki manfaat nyata. Salah satunya dengan menjadikan video AI sebagai sarana edukasi bagi petani, terutama dalam memahami hilirisasi produk pertanian dan peningkatan produktivitas.

Selain itu, AI dinilai mampu menggambarkan proses pengolahan hasil pertanian secara lebih menarik, mulai dari gabah hingga menjadi produk siap saji seperti lontong.

Lebih lanjut, Herman Deru mengingatkan bahwa penggunaan AI juga memiliki potensi disalahgunakan, termasuk untuk tindakan penipuan. Karena itu, ia menekankan pentingnya kecakapan serta literasi digital yang baik.

Baca juga: Bandara SMB II Palembang Jadi Gerbang Haji 2026, Hampir 7 Ribu Jemaah Siap Diberangkatkan

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Perguruan Sjakhyakirti Palembang, Muhammad Arif Rani, menyampaikan bahwa tema ketahanan pangan yang diangkat dalam lomba ini selaras dengan program prioritas pemerintah pusat.

“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, dimulai dari memastikan ketersediaan hingga keterjangkauan pangan,” ujarnya.

Ke depan, diharapkan lebih banyak perguruan tinggi dapat berkolaborasi dalam kegiatan serupa. Dengan potensi yang dimiliki, mahasiswa Sumatera Selatan dinilai mampu bersaing hingga ke tingkat nasional.

“Setiap kampus dapat mengirimkan perwakilannya. Mahasiswa Sumatera Selatan memiliki potensi besar, bahkan mampu bersaing di tingkat nasional,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.