Berita Daerah

Ratu Dewa: Kota Harus Merangkul, Bukan Menjauhkan Eks Napiter

×

Ratu Dewa: Kota Harus Merangkul, Bukan Menjauhkan Eks Napiter

Sebarkan artikel ini
Wali kota Palembang, Ratu Dewa, menyampaikan sambutannya di sela-sela kegiatan.

Palembang,SuaraMetropolitan Walikota Palembang, Ratu Dewa bersama Kepala Kejaksaan Negeri Palembang, M Ali Akbar menyerahkan bantuan enam unit gerobak bakso kepada keluarga eks Narapidana Terorisme (Napiter) sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan sosial dan kemandirian ekonomi.

Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari program Palembang Peduli yang bertujuan membantu para eks Napiter agar dapat kembali diterima di tengah masyarakat serta memiliki peluang membangun kehidupan yang lebih baik melalui usaha mandiri.

Dalam sambutannya, Ratu Dewa menekankan bahwa persoalan sosial tidak dapat diselesaikan hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga memerlukan pendekatan kemanusiaan dan dukungan lingkungan sekitar.

“Kota kita harus menjadi tempat yang mampu merangkul, bukan menjauhkan. Kota yang memberi peluang, bukan stigma. Tidak ada yang lebih mulia daripada memberikan kesempatan kepada seseorang untuk memperbaiki hidupnya melalui jalan yang halal,” ujar Ratu Dewa.

Baca juga: Cik Ujang: Masjid Harus Jadi Pusat Pembentukan Generasi Berakhlak

Menurutnya, bantuan tersebut juga menjadi implementasi dari visi Palembang Berdaya, Palembang Sejahtera yang menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat hingga ke lapisan paling bawah.

Program bantuan itu merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Palembang melalui Badan Kesbangpol bersama Kejaksaan Negeri Palembang, sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama terkait penanganan masalah hukum bidang perdata.

“Semoga bantuan gerobak ini dapat memberikan motivasi bagi para Eks Napiter sehingga bisa tumbuh, mandiri, serta menjadi bagian dari pembangunan Kota Palembang,” harapnya.

Ratu Dewa juga berpesan kepada para penerima bantuan agar menjaga dan memanfaatkan gerobak tersebut dengan baik sebagai langkah awal perubahan hidup ke arah yang lebih positif.

Baca juga: ASN Muba Diminta Adaptif Hadapi Regulasi Kepegawaian Terbaru

Ia turut mengajak seluruh masyarakat untuk menghentikan stigma negatif terhadap eks Napiter agar tercipta suasana yang aman, damai, dan harmonis di Kota Palembang.

“Kami juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menghentikan pemberian stigma negatif. Dengan lingkungan yang saling mendukung dan tanpa diskriminasi, diharapkan tercipta suasana kota yang aman, damai, dan harmonis demi masa depan bangsa yang lebih kuat,” katanya.

Sementara itu, Kajari Palembang M Ali Akbar SH MH mengatakan bahwa peran kejaksaan kini tidak hanya berfokus pada proses hukum, tetapi juga mendukung pemulihan sosial masyarakat.

“Bantuan gerobak ini adalah bentuk pendampingan kami agar saudara-saudara kita memiliki sandaran hidup yang pasti. Kami ingin memastikan mereka tidak lagi merasa terasing, melainkan merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga kondusivitas dan keamanan Kota Palembang bersama-sama,” ungkapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.