Palembang,SuaraMetropolitan – Pemerintah Kota Palembang menjadi salah satu rujukan Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam bertukar pengalaman terkait pengelolaan keprotokolan, khususnya mengenai pembagian tugas dalam mendukung aktivitas pimpinan daerah.
Hal tersebut terungkap dalam kunjungan dan silaturahmi Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, bersama jajaran kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, di Ruang Rapat 1 Sekda Kota Palembang, Kamis (1/10/2026).
Pertemuan tersebut dimanfaatkan kedua pemerintah daerah untuk bertukar pengalaman mengenai tata kelola keprotokolan, termasuk pola pembagian tugas dalam mendampingi Wali Kota, Wakil Wali Kota, hingga Sekda dalam menjalankan berbagai agenda pemerintahan.
Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, mengatakan kunjungannya ke Palembang tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga menggali pengalaman Pemkot Palembang dalam mengatur tugas dan dukungan keprotokolan bagi pimpinan daerah.
“Selain silaturahmi, kami ingin mengetahui bagaimana cara mengatur pembagian tugas dari bagian protokol untuk mendampingi pimpinan kepala daerah, karena Kota Palembang menjadi salah satu acuan untuk tempat bertukar pengalaman dalam bekerja,” ujar Dessy.
Baca juga: Jangan Sampai Nilainya Tinggal Slogan, Zulfikar Bicara Pancasila di 1 Oktober
Menurut Dessy, diskusi tersebut memberikan sejumlah pengetahuan yang dapat menjadi bahan pembelajaran, terutama mengenai mekanisme pembagian tugas serta dukungan protokol terhadap kegiatan pimpinan daerah.
“Alhamdulillah, tadi kami sudah bertukar pikiran dan secara langsung mendapatkan pengetahuan masalah keprotokolan,” katanya.
Sementara itu, Sekda Kota Palembang Aprizal Hasyim menyambut baik kunjungan Wakil Wali Kota Pangkalpinang beserta jajaran. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Saya ucapkan terima kasih atas kunjungan serta silaturahmi Ibu Dessy Ayutrisna, Wakil Wali Kota Pangkalpinang, yang sudah singgah di Kantor Wali Kota Palembang untuk bersama-sama bertukar pikiran dalam membahas keprotokolan yang ada di Pemkot Palembang,” kata Aprizal.
Aprizal juga memiliki pengalaman langsung dalam bidang keprotokolan. Sebelum menjabat sebagai Sekda, ia pernah dipercaya sebagai Kepala Bagian Protokol selama empat tahun.
Baca juga: MDR QRIS Tak Boleh Dibebankan ke Konsumen, Bank Mandiri Disebut Tahu Praktik SPBU Palembang
“Saya sendiri dulu pernah menjadi Kepala Bagian Protokol (Kabag) selama empat tahun. Dalam menjalankan tugas, semua harus disiapkan dalam pemenuhan kebutuhan pimpinan kepala daerah,” jelasnya.
Ia menjelaskan, dukungan keprotokolan tidak hanya berkaitan dengan agenda pimpinan, tetapi juga mencakup berbagai kebutuhan pendukung, mulai dari penyediaan ajudan hingga tim media dan tenaga ahli.
“Pemenuhan kebutuhan tersebut mulai dari menyediakan ajudan, mulai dari Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Sekda serta istrinya, begitu juga untuk tim media dan tenaga ahli,” jelasnya.
Aprizal berharap, pertukaran pengalaman tersebut dapat semakin mempererat hubungan antara Pemerintah Kota Palembang dan Pemerintah Kota Pangkalpinang. Selain itu, pertemuan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya saling belajar dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Saya ucapkan terima kasih atas kunjungannya. Kami merasa senang sekali dapat bertukar pikiran bersama Pemerintah Kota Pangkalpinang,” pungkasnya. (*)








